Israel Tak Berdaya Tanpa AS, Bagaimana Iran Menantang Ketergantungan ini?
https://parstoday.ir/id/news/world-i174540-israel_tak_berdaya_tanpa_as_bagaimana_iran_menantang_ketergantungan_ini
Seorang pakar hubungan internasional di Universitas Haifa mengatakan, "Israel tidak dapat melakukan apa pun tanpa dukungan Amerika Serikat."
(last modified 2026-05-04T18:06:10+00:00 )
Jul 14, 2025 12:15 Asia/Jakarta
  • Israel Tak Berdaya Tanpa AS, Bagaimana Iran Menantang Ketergantungan ini?

Seorang pakar hubungan internasional di Universitas Haifa mengatakan, "Israel tidak dapat melakukan apa pun tanpa dukungan Amerika Serikat."

Ketika Benjamin Miller, pakar hubungan internasional di Universitas Haifa ditanya apakah Israel dapat melakukan apa pun tanpa dukungan Amerika, ia menjawab dengan satu kata: Tidak!

Menurut Pars Today, terlepas dari keunggulan militer yang diberikan Amerika Serikat kepada Israel selama beberapa dekade, perang yang dilancarkan rezim Zionis tersebut sejak Oktober 2023 telah menunjukkan kerapuhan dan ketidakmampuan dalam mencapai tujuannya. Sejak didirikan, Israel telah memperoleh pengaruh di kawasan dengan mengandalkan keunggulan militer dan dukungan Amerika Serikat, tetapi pengaruh ini terbatas pada isu-isu keamanan.

Badai Al-Aqsa, Perang Gaza, konfrontasi dengan Hizbullah, terutama perang dengan Iran, menunjukkan bahwa Israel tidak dapat berdiri sendiri suatu hari nanti, dan klaim Netanyahu tentang Israel sebagai kekuatan regional menghadapi hambatan struktural, politik, dan sosial yang melampaui kemampuan militernya.

Setelah perang dengan Iran, Netanyahu mengklaim bahwa Israel berada di jajaran kekuatan besar. Menanggapi klaim ini, kita hanya mengingat pernyataan Trump bahwa setelah perang dengan Iran berakhir, ia mengatakan bahwa kami "menyelamatkan" Israel dari perang dengan Iran.

Israel dan Ambisi Hegemoni Regional

Hegemoni regional adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan suatu negara yang memiliki kemampuan untuk memengaruhi kawasan geografis tertentu. Definisi lain dari hegemoni regional adalah "suatu negara yang berada di kawasan geografis tertentu dan mendominasi wilayah tersebut secara ekonomi dan militer, serta mampu menjalankan hegemoni regional di kawasan tersebut dan di tingkat global."

Stephen Walt, seorang ahli teori hubungan internasional terkemuka mengatakan bahwa kekuatan regional begitu kuat dibandingkan dengan negara-negara tetangganya sehingga mereka tidak menghadapi ancaman keamanan dan tidak khawatir akan munculnya pesaing nyata kapan pun.

Ia kemudian menekankan bahwa Israel tidak memenuhi standar-standar ini, dan dalam hal ini ia menunjuk Yaman dan gerakan Hamas di Jalur Gaza, yang, meskipun hampir dua tahun berperang dan mengalami kehancuran yang meluas, dengan mudah menantang Israel.

Tanda-tanda terpenting ketidakberdayaan dan ketidakmampuan Israel

Bukti paling nyata bahwa Israel tidak akan pernah menjadi hegemon regional, melainkan akan tetap menjadi rezim yang bergantung sebagai berikut:

Keterbatasan Militer

Pengeluaran militer Israel meningkat sebesar 65% pada tahun 2024 akibat perang yang telah dilancarkannya mencapai $46,5 miliar, yang menjadi pengeluaran militer tertinggi rezim tersebut sejak Perang Enam Hari tahun 1967.

Meskipun biaya yang meningkat ini, serangan Israel terhadap Gaza, Lebanon, dan Iran, bahkan belum mampu melemahkan Hamas, dan gerakan tersebut terus memerangi rezim Zionis hingga kini.

Majalah "Modern Diplomacy" menekankan dalam sebuah laporan bahwa serangan Israel pada Juni 2025 gagal menghentikan program nuklir Iran, terlepas dari semua klaim Netanyahu. "

Berdasarkan laporan Institut Studi Keamanan Nasional Israel,.Doktrin militer Israel, yang didasarkan pada tiga lapisan dasar: pencegahan, peringatan, dan kemenangan telah gagal dalam perang pada 7 Oktober 2023.

Ketergantungan pada Amerika

Terlepas dari klaim Netanyahu, Israel sepenuhnya bergantung pada Amerika dan Eropa untuk kekuatan militernya. Foreign Policy menyatakan bahwa Israel berutang semua kemajuannya, terutama di bidang teknologi militer, kepada Amerika.

Ketika Benjamin Miller, pakar hubungan internasional di Universitas Haifa, ditanya apakah Israel dapat melakukan apa pun tanpa dukungan Amerika, ia menjawab dengan satu kata: Tidak! 

Israel menerima bantuan militer sebesar $3,8 miliar dari Amerika Serikat setiap tahun dan menikmati dukungan tanpa syarat di panggung internasional, termasuk Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Miller menegaskan,"Memutus dukungan senjata Amerika akan menghadapi masalah besar bagi Israel."

Kurangnya legitimasi regional

Walt mengatakan bahwa Israel tampil di arena internasional sebagai rezim pendudukan dan penindas karena pendudukannya di Tepi Barat dan Quds, perang Gaza, dan genosida warga Palestina.

Menurut Modern Diplomacy, negara-negara yang memiliki hubungan diplomatik dengan Israel telah menjalin hubungan ini karena alasan-alasan tertentu dan di bawah tekanan Barat, bukan karena hegemoni Israel.(PH)