Ulama Al Azhar Protes Penumpasan Warga Syiah Bahrain
https://parstoday.ir/id/news/world-i17833-ulama_al_azhar_protes_penumpasan_warga_syiah_bahrain
Sejumlah pengajar Universitas Al Azhar, Mesir menilai dialog yang adil sebagai bentuk penghormatan terhadap tuntutan rakyat dan jalan keluar dari krisis Bahrain, adalah hal yang urgen.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Aug 16, 2016 05:41 Asia/Jakarta
  • Polisis Bahrain
    Polisis Bahrain

Sejumlah pengajar Universitas Al Azhar, Mesir menilai dialog yang adil sebagai bentuk penghormatan terhadap tuntutan rakyat dan jalan keluar dari krisis Bahrain, adalah hal yang urgen.

Stasiun televisi Bahrain, LuaLua, Senin (15/8) malam melaporkan, ulama-ulama Al Azhar, Mesir mengumumkan, pelarangan shalat Jumat terbesar warga Muslim Syiah Bahrain adalah langkah berbahaya yang menargetkan warga Syiah negara itu.

Ulama Al Azhar menyampaikan protes kepada pemerintah Bahrain karena rezim Al Khalifa melarang pelaksanaan shalat Jumat warga Muslim Syiah negara itu di wilayah Al Diraz. Menurut mereka, pelarangan melaksanakan shalat Jumat melanggar syariat agama.

Farid Ibrahim, dosen akidah Islam di Universitas Al Azhar menuturkan, selama demonstrasi rakyat Bahrain yang dilakukan setelah shalat Jumat berlangsung damai, maka mereka harus dibiarkan dan rakyat Bahrain harus mencoba jalan lain untuk meraih hak-haknya.

Pemeirntah Bahrain melarang Allamah Sayid Abdullah Al Gharifi, salah satu ulama besar Bahrain dan Syeikh Muhammad Al Sanqur, salah satu Imam Jumat negara itu, untuk masuk ke wilayah Al Diraz.

Abdulmajeed Al Shawadifi, dosen Universitas Al Azhar yang juga wartawan menuturkan, tekanan terhadap para ulama Bahrain yang sama sekali tidak melakukan tindak kejahatan, tidak melanggar hukum dan tidak pernah mengancam pemerintahan, adalah langkah yang keliru. (HS)