Islamolog AS: Imam Khamenei Buktikan Front Perlawanan Bersifat Lintas Mazhab
https://parstoday.ir/id/news/world-i182470-islamolog_as_imam_khamenei_buktikan_front_perlawanan_bersifat_lintas_mazhab
Pars Today - Seorang pemikir Amerika Serikat menyatakan bahwa perlawanan adalah sebuah tugas global.
(last modified 2025-12-18T03:20:20+00:00 )
Des 18, 2025 10:18 Asia/Jakarta
  • Profesor Hajj Muhammad Legenhausen
    Profesor Hajj Muhammad Legenhausen

Pars Today - Seorang pemikir Amerika Serikat menyatakan bahwa perlawanan adalah sebuah tugas global.

Konferensi Internasional pertama bertajuk Teologi Perlawanan pada hari Rabu (17/12/2025) dimulai di kota Mashad, Iran timur, dengan dihadiri 23 tamu asing dari Irak, Lebanon, Afrika Selatan, Thailand, Bosnia dan Herzegovina, Tunisia, Pakistan, Afghanistan, dan Indonesia, serta berlangsung selama dua hari.

Konferensi ini bertujuan untuk menjelaskan dasar-dasar teoritis dan teologis perlawanan, memperkuat diplomasi ilmiah Front Perlawanan, serta mengembangkan wacana akademik dan internasional mengenai perlawanan.

Menurut laporan Pars Today, Profesor Hajj Muhammad Legenhausen, seorang Islamolog dan pemikir Amerika, pada hari Rabu dalam konferensi internasional pertama Teologi Perlawanan di Universitas Ferdowsi Mashad mengatakan, “Perlawanan adalah sebuah tugas global. Ketika tindakan perlawanan dilakukan secara berkesinambungan, ia menjadi kebiasaan dan bagian dari identitas manusia. Dalam kondisi demikian, perlawanan berubah dari sebuah tugas menjadi sebuah kebajikan dalam masyarakat.”

Pemikir Amerika ini menambahkan, “Dalam filsafat moral, perlawanan berasal dari tindakan yang diperlukan untuk mencapai tujuan.” 

Ia menekankan dimensi global dan universal perlawanan serta menegaskan, “Perlawanan Islam tidak terbatas pada kaum Muslim saja. Sebagaimana Nabi Muhammad Saw mengajak para pengikut agama lain untuk menerima Islam, Front Perlawanan ini harus diterima dengan tangan terbuka.”

Profesor Legenhausen menyebut Imam Khamenei, Pemimpin Besar Revolusi Islam, sebagai contoh nyata. Dengan mengirimkan pesan kepada para pemuda Barat yang menentang Zionisme, yang mayoritas bukan Muslim, Imam Khamenei menunjukkan bahwa Front Perlawanan bersifat lintas mazhab.

Ia juga menekankan pentingnya meneladani perjuangan global dan perlunya upaya untuk menghapus ketidakadilan dunia.

Ia menambahkan, “Situasi Palestina dan genosida yang sedang berlangsung mengungkap hakikat rezim Zionis serta tugas umat manusia. Hal-hal ini harus diungkap dan dijelaskan agar kita memahami kewajiban kita.”(sl)