Para Cendekiawan dalam Pertemuan Moskow: Ribuan “Soleimani” Berada di Barisan Perjuangan
https://parstoday.ir/id/news/world-i183026-para_cendekiawan_dalam_pertemuan_moskow_ribuan_soleimani_berada_di_barisan_perjuangan
Upacara peringatan untuk Letnan Jenderal Syahid Qasem Soleimani, komandan gugur Pasukan Quds Korps Garda Revolusi Islam, diselenggarakan di Moskow dengan dihadiri sejumlah cendekiawan serta aktivis budaya dan politik dari Rusia, Turki, Lebanon, dan Amerika Serikat.
(last modified 2025-12-27T00:17:05+00:00 )
Des 27, 2025 07:13 Asia/Jakarta
  • Para Cendekiawan dalam Pertemuan Moskow: Ribuan “Soleimani” Berada di Barisan Perjuangan

Upacara peringatan untuk Letnan Jenderal Syahid Qasem Soleimani, komandan gugur Pasukan Quds Korps Garda Revolusi Islam, diselenggarakan di Moskow dengan dihadiri sejumlah cendekiawan serta aktivis budaya dan politik dari Rusia, Turki, Lebanon, dan Amerika Serikat.

Upacara peringatan Letnan Jenderal Syahid Qasem Soleimani, komandan gugur Pasukan Quds Korps Garda Revolusi Islam, digelar di Moskow dengan tema “Persatuan Spiritual Rakyat Rusia dan Iran”, dengan dihadiri oleh sejumlah cendekiawan serta aktivis budaya dan politik dari Rusia, Turki, Lebanon, dan Amerika Serikat.

Menurut laporan Pars Today, dalam acara yang dihadiri oleh Duta Besar Republik Islam Iran untuk Moskow tersebut, Sergei Baburin, Ketua Persatuan Rakyat Seluruh Rusia, dalam pidatonya menyatakan bahwa semua orang yang mengenal kehidupan Jenderal Soleimani selalu mengingat kecerdasan, kemampuan, ketajaman dalam mengenali musuh, serta niat baik beliau.

Baburin menambahkan bahwa Jenderal Soleimani senantiasa memandang dirinya sebagai seorang prajurit yang mengabdi kepada Revolusi Islam. Dengan memperhatikan jasa-jasa abadi beliau dalam memerangi musuh-musuh kemanusiaan, Baburin menegaskan bahwa jalan perjuangannya harus dilanjutkan dan kerja sama bersama perlu dibangun di jalur perdamaian dan persahabatan.

Nama Jenderal Soleimani Termasuk di Antara Pahlawan Kemanusiaan

Anar Hazrat Ramazanov, Kepala Administrasi Pusat Dewan Muftiat Rusia, juga menyatakan bahwa saat ini di Iran dan Rusia, baik di tingkat pemerintahan maupun masyarakat, telah tercapai kesimpulan bahwa kita memiliki musuh bersama, dan bahwa mereka yang berasal dari kubu kejahatan berdiri berhadapan dengan kita. Ia menegaskan bahwa tidak ada keraguan sedikit pun bahwa kita akan meraih kemenangan.

Mufti Sunni tersebut menekankan bahwa Jenderal Soleimani bukan hanya dianggap sebagai pahlawan bagi umat Islam, tetapi juga sebagai pahlawan bagi seluruh umat manusia.

Ribuan “Soleimani” Kini Berada di Barisan Perjuangan

Dalam kelanjutan pertemuan tersebut, Sazhi Umalatova, salah seorang perwakilan parlemen Uni Soviet, dalam pidatonya mengatakan bahwa Jenderal Soleimani berjuang demi kemanusiaan. Ia adalah sosok yang mencapai derajat luhur kemanusiaan dan memiliki hati yang besar; sosok seperti itu tidak mungkin hanya berjuang untuk bangsanya sendiri.

Ia menempatkan seluruh dunia di dalam hatinya, dan menurut pandangannya, jika perdamaian tidak terwujud di seluruh dunia, maka tidak satu negara pun dapat hidup dalam ketenangan secara sendiri-sendiri. Ia menambahkan bahwa hari ini, menggantikan satu “Qasem”, telah hadir ribuan “Qasem” lainnya, karena semakin banyak orang yang bertekad untuk melanjutkan jalan dan metode perjuangannya.

Amerika Serikat Melakukan Kejahatan Terorisme

Christopher Helali, warga negara Amerika Serikat yang bermukim di Moskow, menegaskan bahwa Donald Trump dengan mengeluarkan perintah pembunuhan terhadap Jenderal Soleimani telah melakukan suatu kejahatan terorisme.

Ia menambahkan bahwa pada saat Amerika Serikat di kawasan tersebut mendukung kelompok-kelompok takfiri Daesh (ISIS) dan Front al-Nusra, Jenderal Soleimani justru memerangi para teroris tersebut. Oleh karena itu, ia merupakan sosok yang telah melangkah jauh dalam menapaki jalan menuju perdamaian dan ketenteraman kawasan.(PH)