Pezeshkian: AS dan Eropa Tidak Mengkhawatirkan Rakyat Iran
https://parstoday.ir/id/news/world-i184680-pezeshkian_as_dan_eropa_tidak_mengkhawatirkan_rakyat_iran
Presiden Iran menekankan: "Salah satu area utama yang menjadi fokus musuh untuk menyerang Iran adalah penghidupan rakyat, dan jika kepuasan rakyat di bidang ini terjamin, tujuan musuh akan digagalkan."
(last modified 2026-01-27T06:14:03+00:00 )
Jan 27, 2026 16:19 Asia/Jakarta
  • Presiden Iran Masoud Pezeshkian
    Presiden Iran Masoud Pezeshkian

Presiden Iran menekankan: "Salah satu area utama yang menjadi fokus musuh untuk menyerang Iran adalah penghidupan rakyat, dan jika kepuasan rakyat di bidang ini terjamin, tujuan musuh akan digagalkan."

Menurut Pars Today, Presiden Iran Masoud Pezeshkian mengkritik keras pendekatan munafik Amerika Serikat dan Eropa terkait peristiwa terkini di Iran dengan sikap membela hak asasi manusia, menyatakan,"Negara-negara ini menunjukkan sikap membela hak asasi manusia sementara mereka mendukung kejahatan paling keji dan tidak manusiawi yang dilakukan oleh rezim Zionis di Gaza, dan dalam peristiwa terkini di negara kita, mereka juga secara resmi mendukung para perusuh dan tindakan kekerasan. Mereka tidak khawatir tentang pembunuhan rakyat Iran, tetapi tujuan utama dan keserakahan mereka adalah minyak dan gas, sumber daya dan kekayaan rakyat negara ini."

"Kami tidak akan netral dalam menghadapi agresi apa pun terhadap IranDalam berita lain, Sheikh Naeem Qassem, Sekretaris Jenderal gerakan Hizbullah Lebanon, menyatakan bahwa ketika Presiden AS Donald Trump mengancam Pemimpin Revolusi Islam, ia sebenarnya mengancam jutaan orang, karena ia adalah pemimpin mereka, dan mengatakan: Masalah ini tidak dapat didiamkan dan kami tidak akan netral dalam menghadapi agresi apa pun terhadap Iran," ujar Naim Qassem.

Al-Quds Al-Arabi: Trump Layak Mendapatkan "Hadiah Nobel Perang"

Surat kabar Al-Quds Al-Arabi juga menulis dalam sebuah artikel yang menyatakan bahwa Trump layak mendapatkan "Hadiah Nobel Perang": Sementara Presiden AS masih berupaya meraih Hadiah Nobel Perdamaian, para kritikus menganggap posisinya sebagai manifestasi nyata dari provokasi perang, keegoisan, dan pengabaian prinsip-prinsip kemanusiaan; sebuah pendekatan yang, terutama terhadap Palestina dan Gaza, telah mengubahnya dari "kandidat perdamaian" menjadi simbol kebijakan yang merusak dan menimbulkan ketegangan di dunia kontemporer.

 

76% Warga Eropa Pesimis tentang Masa Depan

Dalam sebuah laporan tentang kondisi kehidupan dan harapan hidup di Eropa, situs web Politico, mengutip survei FGS Global, menulis: 76% warga Eropa pesimis tentang masa depan negara mereka, dan sekitar 80% mengatakan bahwa generasi mendatang akan memiliki kehidupan yang lebih sulit dibandingkan dengan orang tua mereka. Menurut survei yang dilakukan di 23 negara anggota Uni Eropa, tingkat pesimisme tertinggi terdapat di Prancis dengan 79%, Belgia dengan 74%, Hongaria dan Slovakia masing-masing dengan 73%.

 

Presiden Sementara Venezuela: Kami Tidak Akan Menerima Perintah dari Negara Asing Mana Pun

Akhirnya, Presiden Sementara Venezuela Delcy Rodriguez, menanggapi pernyataan intervensionis Menteri Keuangan AS Scott Besant, mengatakan: "Rakyat Venezuela tidak akan pernah menerima perintah dari pihak asing mana pun." Rodriguez menyebut pernyataan Besant "buruk dan tidak pantas." Pernyataan Rodriguez muncul ketika Menteri Keuangan AS mengumumkan bahwa Amerika Serikat akan mengelola penjualan minyak dan sumber daya Venezuela lainnya.