Bagaimana Kapal Syahid Mahdavi Iran Mampu Mengubah Perimbangan Maritim?
https://parstoday.ir/id/news/iran-i185998-bagaimana_kapal_syahid_mahdavi_iran_mampu_mengubah_perimbangan_maritim
Pars Today - Kapal Perang Syahid Mahdavi Iran, sebuah kapal strategis dengan kemampuan meluncurkan rudal balistik dan jelajah, yang dikenal sebagai simbol baru pencegahan (deteren) berbasis maritim.
(last modified 2026-02-23T11:56:15+00:00 )
Feb 23, 2026 18:54 Asia/Jakarta
  • Kapal Iran, Syahid Mahdavi
    Kapal Iran, Syahid Mahdavi

Pars Today - Kapal Perang Syahid Mahdavi Iran, sebuah kapal strategis dengan kemampuan meluncurkan rudal balistik dan jelajah, yang dikenal sebagai simbol baru pencegahan (deteren) berbasis maritim.

Menurut laporan Fars News (FNA), Gugus Tugas Kapal Perang Syahid Mahdavi yang berada di bawah komando Angkatan Laut Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), setelah 57 hari pelayaran terus-menerus dan partisipasi dalam latihan perang BRICS di Afrika Selatan, disambut oleh komandan angkatan laut tersebut saat memasuki perairan teritorial Iran. Operasi jangka panjang ini menunjukkan peningkatan kemampuan operasional di jarak jauh, keberlanjutan kehadiran di perairan terpencil, serta peningkatan kapasitas logistik dan dukungan angkatan laut ini.

 

Kapal ini, dengan bobot lebih dari 2.100 ton, panjang 240 meter, dan lebar 27 meter, merupakan salah satu kapal khusus dan strategis Iran. Desainnya dibuat sedemikian rupa sehingga selain fungsi tempur, ia juga memiliki kemampuan untuk beroperasi sebagai pangkalan terapung laut. Kapal Syahid Mahdavi dilengkapi dengan sistem radar canggih seperti radar tiga dimensi, peralatan telekomunikasi modern, dan peralatan pengintaian, yang memungkinkan pengawasan dan pemantauan lingkungan operasi secara luas.

 

Perlengkapan Kapal Syahid Mahdavi dengan Berbagai Sistem Rudal

 

Kapal ini dilengkapi dengan berbagai jenis sistem rudal, termasuk rudal permukaan-ke-permukaan, permukaan-ke-udara, dan sistem pertahanan "Khordad 3". Ia juga mampu membawa dan meluncurkan rudal jelajah dengan jangkauan berbeda antara 300 hingga 750 kilometer, dan dalam beberapa kasus hingga mendekati 1000 kilometer, yang secara signifikan memperluas jangkauan dampak operasionalnya.

 

Di antara fitur-fitur penting lainnya dari kapal ini adalah kemampuan menembakkan rudal balistik dari geladaknya, yang untuk pertama kalinya berhasil diuji coba dalam latihan perang "Payambar-e Azam 18". Pencapaian ini dianggap sebagai langkah menuju tahap baru kemampuan pencegahan (deteren) berbasis laut.

 

Kemampuan Kapal Syahid Mahdavi Membawa 5 Helikopter

 

Kapal ini mampu membawa sejumlah besar drone pengintai dan penyerang; termasuk drone lepas landas dan mendarat vertikal "Sepah 7" dengan durasi terbang 8 jam dan jangkauan operasional 200 kilometer, serta drone bunuh diri (kamikaze) dengan jangkauan hingga 1300 kilometer. Koleksi drone ini memungkinkan pelaksanaan operasi pengintaian, pengawasan berkelanjutan, pencarian target, dan serangan presisi di jarak jauh.

 

Selain itu, kapal ini memiliki kapasitas untuk membawa 5 helikopter sekaligus dan dapat mendukung atau memindahkan kapal-kapal peluncur rudal. Kemampuan seperti ini menjadikannya platform serbaguna untuk mendukung armada ofensif Angkatan Laut IRGC.

 

Kapal Syahid Mahdavi; Pangkalan Apung Serbaguna

 

Kapal ini juga, dalam salah satu misinya, untuk pertama kalinya maju hingga mendekati Pulau Diego Garcia, yang merupakan lokasi penempatan pasukan Amerika. Tindakan ini menunjukkan peningkatan radius operasional dan demonstrasi kemampuan kehadiran efektif di perairan bebas dan wilayah samudra strategis.

 

Kapal Syahid Mahdavi dapat dianggap sebagai salah satu pencapaian maritim terpenting Korps Garda Revolusi Islam dalam beberapa tahun terakhir. Perpaduan kemampuan rudal (jelajah dan balistik), pertahanan, drone, penerbangan, dan radar, di samping kapasitas membawa kapal tempur, telah mengubah kapal ini menjadi pangkalan apung serbaguna dengan fungsi pencegahan (deteren), dukungan, dan operasi ofensif di perairan terpencil.

 

Misi 57 hari baru-baru ini juga menunjukkan bahwa Angkatan Laut IRGC melangkah di jalur memantapkan kehadiran berkelanjutan di perairan bebas dan meningkatkan kemampuan operasi lintas kawasan. Pendekatan ini memiliki dampak signifikan pada persamaan keamanan maritim dan pencegahan (deteren) regional. (MF)