ElBaradei: Rencana Sia-Sia Trump untuk Masa Depan Gaza
https://parstoday.ir/id/news/world-i185430-elbaradei_rencana_sia_sia_trump_untuk_masa_depan_gaza
ParsToday - Mohamed ElBaradei menggambarkan rencana yang diajukan Presiden Amerika Serikat tentang masa depan Gaza sebagai "sia-sia".
(last modified 2026-02-15T04:15:24+00:00 )
Feb 15, 2026 11:13 Asia/Jakarta
  • Mohamed ElBaradei, Mantan Direktur Jenderal Badan Energi Atom Internasional (IAEA)
    Mohamed ElBaradei, Mantan Direktur Jenderal Badan Energi Atom Internasional (IAEA)

ParsToday - Mohamed ElBaradei menggambarkan rencana yang diajukan Presiden Amerika Serikat tentang masa depan Gaza sebagai "sia-sia".

Mantan Direktur Jenderal Badan Energi Atom Internasional (IAEA) dalam sebuah pesan di platform media sosial X, Minggu, 15 Februari 2026, mengkritik narasi dominan dalam wacana Zionis. Ia menyatakan bahwa pandangan ini didasarkan pada klaim bahwa tanah "dari sungai hingga laut" adalah milik Israel, dan dalam kerangka seperti itu, pada dasarnya tidak ada tempat bagi pendirian negara Palestina yang merdeka.

Melaporkan dari ParsToday, ElBaradei juga menyoroti reaksi negara-negara Arab dan Islam terhadap perkembangan di Palestina. Ia mengemukakan bahwa reaksi-reaksi ini sering kali terbatas pada kecaman verbal, dan pada akhirnya masyarakat internasional diminta untuk mengambil tanggung jawab yang lebih besar.

Dalam bagian lain pernyataannya, mantan Kepala IAEA tersebut merujuk pada usulan-usulan yang dilontarkan mengenai masa depan Jalur Gaza. Ia mengatakan rencana-rencana ini didasarkan pada pemindahan paksa penduduk wilayah tersebut dan mengubah Gaza menjadi kawasan wisata. Ia menegaskan bahwa bahkan jika gagasan-gagasan seperti itu diwujudkan, tidak akan membawa manfaat bagi rakyat Palestina.

Dalam beberapa bulan terakhir, bersamaan dengan berlanjutnya konflik di Gaza dan meningkatnya ketegangan di Tepi Barat, diskusi tentang masa depan politik dan keamanan wilayah-wilayah ini kembali mengemuka di tingkat regional dan internasional.

Di tengah situasi ini, usulan yang diajukan Presiden AS Donald Trump untuk mengakhiri perang Gaza, yang dikoordinasikan dengan Perdana Menteri rezim Zionis Benjamin Netanyahu dan sejumlah pemimpin Arab, telah memicu banyak reaksi kritis di kalangan mantan pejabat, pakar politik, dan analis regional.

Banyak pihak menilai usulan tersebut bukan sebagai solusi perdamaian, melainkan upaya untuk mengkonsolidasikan dominasi Israel dan melemahkan hak-hak rakyat Palestina.(sl)