Media Pakistan Merefleksikan Pesan Pertama Rahbar Iran
https://parstoday.ir/id/news/world-i186750-media_pakistan_merefleksikan_pesan_pertama_rahbar_iran
Pars Today – Seluruh jaringan berita Pakistan menghentikan program reguler mereka dan menyiarkan pesan pertama Pemimpin Besar Revolusi Islam dengan tajuk utama bahwa Republik Islam Iran akan membalas setiap syahidnya dari para agresor.
(last modified 2026-03-13T07:43:35+00:00 )
Mar 13, 2026 14:41 Asia/Jakarta
  • Media Pakistan meliput pesan pertama Rahbar Iran
    Media Pakistan meliput pesan pertama Rahbar Iran

Pars Today – Seluruh jaringan berita Pakistan menghentikan program reguler mereka dan menyiarkan pesan pertama Pemimpin Besar Revolusi Islam dengan tajuk utama bahwa Republik Islam Iran akan membalas setiap syahidnya dari para agresor.

Menurut laporan Pars Today, berbagai jaringan Pakistan, media online, dan akun mereka di platform X secara bersamaan menyiarkan pesan Ayatullah Sayid Mojtaba Khamenei, Pemimpin Ketiga Revolusi Islam, saat disiarkan oleh media nasional Iran. Pesan Pemimpin Revolusi Islam disiarkan dengan audio bahasa Persia dari media nasional, dan juga diterjemahkan secara audio ke dalam bahasa Inggris di jaringan Pakistan.

Geo News Pakistan menuliskan dalam tajuknya, ”Pemimpin baru Iran menegaskan bahwa kami akan membalas setiap syahid Iran dari para agresor, dan tindakan ini akan berlanjut hingga semua pangkalan musuh di kawasan ditutup.”

Express melaporkan bahwa Ayatullah Mojtaba Khamenei menekankan pentingnya menjaga Selat Hormuz tetap tertutup serta melanjutkan serangan terhadap pangkalan‑pangkalan Amerika di wilayah tersebut.

Dunya News menuliskan dalam tajuknya, “Ayatullah Mojtaba Khamenei, Pemimpin Revolusi Islam, memperingatkan bahwa balas dendam atas syuhada perang, terutama gadis‑gadis tak bersalah di Minab, akan diambil dari musuh.”

Media Pakistan meliput pesan pertama Rahbar Iran

Ham News melaporkan, “Pemimpin Revolusi Islam dalam pesan pertamanya menyatakan bahwa orang Iran telah menunjukkan kepada dunia bahwa mereka selalu merupakan bangsa yang besar dan berani. Kami akan menuntut pertanggungjawaban musuh, dan jika terjadi agresi apa pun dari pangkalan Amerika di wilayah ini, respons cepat dan kuat akan diberikan.

Televisi 24 News Pakistan dalam laporannya menyebutkan, “Pemimpin Revolusi Islam menjelaskan urgensi hubungan dengan negara-negara tetangga dan regional, tetapi langkah pertahanan kami hanya menyerang pangkalan militer Amerika di teritorial negara-negara regional yang harus ditutup.”(sl)