Presiden AS akan Tandatangani Sanksi Baru terhadap Korut
Presiden Amerika Serikat memutuskan untuk menandatangani perencanaan sanksi baru terhadap Korea Utara.
Menurut Reuters, Josh Earnest, juru bicara Gedung Putih pada Rabu (18/2/206) mengatakan, Barack Obama akan menandatangani perencanaan sanksi terhadap Korut menyusul uji coba senjata nuklir negara ini.
Namun sayangnya, Earnest tidak menjelaskan tanggal penandatanganan sanksi tersebut.
Anggota Kongres AS telah mengesahkan penerapan babak baru sanksi terhadap Korut pada tanggal 13 Februari menyusul uji coba nuklir Pyongyang baru-baru ini.
Putaran baru sanksi terhadap Korut diberlakukan untuk mencegah pencapain lebih negara itu dalam memproduksi hulu ledak nuklir dan rudal balistik.
Berdasarkan perencanaan sanksi tersebut, setiap individu, kelompok, lembaga dan institusi yang memberikan bantuan finansial kepada Korut akan diembargo.
Selain itu, setiap lembaga perdagangan yang melakukan transaksi terkait peralatan dan senjata serta barang-barang mewah dengan Korut akan dimasukkan ke dalam daftar sanksi.
Dalam perencanaan tersebut juga disinggung mengenai pengalokasikan dana senilai 50 juta dolar dalam lima tahun ke depan untuk mengirim peralatan komunikasi dan radio ke Korut supaya penduduk di negara ini dapat mengakses media dengan lebih baik. (RA)