Haji Babaee: Iran Resmi Jadi Kekuatan Super Keempat Dunia
-
Hamid-Reza Haji Babaee, Wakil Ketua Majelis Syura Islam Iran
Pars Today - Wakil Ketua Majelis Syura Islam Iran, dengan memaparkan dimensi luas perang militer terkini, kegagalan peta pemecah-belahan Amerika, dan dimulainya babak baru kewibawaan Republik Islam Iran, menegaskan, "Kebijakan kami 'bukan kompromi, bukan pula menyerah; melainkan perjuangan melawan Amerika'."
Dilansir Pars Today, 10 Mei 2026, Hamid-Reza Haji Babaee, Wakil Ketua Majelis Syura Islam Iran, dengan memaparkan dimensi luas perang militer terkini, kegagalan peta pemecah-belahan Amerika, dan dimulainya babak baru kewibawaan Republik Islam Iran, menegaskan: "Kebijakan kami 'bukan kompromi, bukan pula menyerah; melainkan perjuangan melawan Amerika'."
Hajibabaei, seraya merujuk pada tujuan strategis Amerika dalam memicu konflik, menjelaskan, "Hegemoni global berupaya memecah Iran menjadi lima atau enam negara yang terlibat perang saudara, guna menciptakan wilayah hangus dan membuka jalan bagi dominasi 'Israel Raya' atas seluruh kawasan, bahkan hingga Mekkah dan Madinah."
Ia menambahkan bahwa para peneliti Amerika, sebelum Perang 12 Hari, mengemukakan tiga alasan utama perlunya serangan segera terhadap Iran, pertama, peradaban berusia ribuan tahun. Kedua, 1.400 tahun Islam murni, dan ketiga, kecerdasan luar biasa rakyat Iran.
"Mereka menyadari bahwa jika terlambat bertindak, Iran akan bertransformasi menjadi kekuatan super tak tertandingi hanya dengan satu langkah," tegasnya.
Ia melanjutkan, "Setelah kecewa dengan gejolak internal, Amerika bersama 54 negara melancarkan perang militer total terhadap kami. Dalam pertempuran ini, dengan bersandar pada Tuhan dan dukungan Poros Perlawanan di Irak, Hizbullah Lebanon, serta Yaman, kami membuktikan bahwa hegemoni tidak memiliki kemampuan untuk mengalahkan Iran." Haji Babaee juga menyatakan bahwa universitas-universitas terkemuka dunia, termasuk Universitas Chicago, kini secara resmi mengakui Iran sebagai salah satu dari empat kekuatan super dunia saat ini, dan satu-satunya kekuatan super Islam.
Mengenai konspirasi baru berupa blokade minyak dan laut, Haji Babaee menjelaskan bahwa Amerika berupaya menekan Iran dengan menghalangi distribusi minyak. Namun, Iran menggagalkan rencana tersebut dengan membuka perbatasan di 16 provinsi. "Dunia mengetahui bahwa jika Selat Hormuz tetap tertutup, dalam kurang dari satu bulan krisis minyak besar-besaran dan lonjakan harga yang tajam akan menerpa Eropa dan Amerika," tambahnya.
Ia menegaskan bahwa kemenangan pasti terletak pada keteguhan pendirian. Haji Babaee juga menuntut agar Amerika yang ia sebut "jahat" membatalkan seluruh perjanjian, sanksi, dan resolusi tidak adil Dewan Keamanan serta hak asasi manusia terhadap Iran di forum-forum internasional. "Energi nuklir kami tidak dapat dinegosiasikan, dan Amerika harus menarik seluruh pasukannya dari kawasan ini untuk selamanya," pungkasnya.(Sail)