Komandan Khatam Al-Anbiya Bertemu Rahbar: Instruksi Baru Hadapi Ancaman
https://parstoday.ir/id/news/iran-i189784-komandan_khatam_al_anbiya_bertemu_rahbar_instruksi_baru_hadapi_ancaman
Pars Today - Komandan Markas Besar Khatam Al-Anbiya dalam pertemuannya dengan Pemimpin Tertinggi Angkatan Bersenjata Republik Islam Iran menyampaikan laporan mengenai kesiapan angkatan bersenjata Republik Islam Iran, meliputi Artesh, Korps Pengawal Revolusi Islam, pasukan keamanan dan penjaga perbatasan, Kementerian Pertahanan, serta para pejuang Basij.
(last modified 2026-05-10T17:36:34+00:00 )
May 11, 2026 00:35 Asia/Jakarta
  • Mayjen Ali Abdollahi, komandan Markas Besar Khatam Al-Anbiya dan Pemimpin Tertinggi Angkatan Bersenjata Iran Ayatullah Sayid Mojtaba Khamenei
    Mayjen Ali Abdollahi, komandan Markas Besar Khatam Al-Anbiya dan Pemimpin Tertinggi Angkatan Bersenjata Iran Ayatullah Sayid Mojtaba Khamenei

Pars Today - Komandan Markas Besar Khatam Al-Anbiya dalam pertemuannya dengan Pemimpin Tertinggi Angkatan Bersenjata Republik Islam Iran menyampaikan laporan mengenai kesiapan angkatan bersenjata Republik Islam Iran, meliputi Artesh, Korps Pengawal Revolusi Islam, pasukan keamanan dan penjaga perbatasan, Kementerian Pertahanan, serta para pejuang Basij.

Dilansir Pars Today, 10 Mei 2026, Mayor Jenderal Ali Abdollahi, Komandan Markas Besar Khatam Al-Anbiya Iran, dalam laporan tersebut menyatakan, "Seluruh prajurit Islam, dari segi semangat tempur, kesiapan defensif dan ofensif, rencana strategis, serta peralatan dan persenjataan yang diperlukan untuk menghadapi tindakan bermusuhan musuh Amerika-Zionis, berada dalam tingkat kesiapan tinggi. Apabila terjadi kesalahan strategis, agresi, atau serangan dari pihak mereka, kami akan merespons dengan kecepatan, intensitas, dan kekuatan penuh."

Ia juga memberikan jaminan atas nama seluruh prajurit Islam dan angkatan bersenjata Iran kepada Pemimpin Tertinggi Angkatan Bersenjata, "Dengan kepatuhan penuh terhadap perintah Beliau, kami akan mempertahankan cita-cita Revolusi Islam, tanah air tercinta Iran, kedaulatan, kepentingan nasional, serta rakyat Iran yang gagah berani, hingga titik darah penghabisan. Kami akan membuat musuh-musuh jahat, pendendam, dan agresif tersebut menyesal atas niat buruk dan tindakan agresif mereka."

Dalam pertemuan ini, Pemimpin Tertinggi Angkatan Bersenjata Iran, Ayatullah Sayid Mojtaba Hosseini Khamenei, seraya mengapresiasi seluruh prajurit kesatria dan gagah berani serta angkatan bersenjata Iran yang tangguh, mengeluarkan instruksi baru yang strategis untuk melanjutkan tindakan dan konfrontasi tegas terhadap musuh. Instruksi ini merupakan kelanjutan dari arahan-arahan sebelumnya selama "Perang Yang Dipaksakan Ketiga" (Perang Ramadan) yang, berkat rahmat Ilahi, menghasilkan kemenangan-kemenangan luar biasa dan menggagalkan musuh dalam mencapai tujuan-tujuan jahat mereka.(Sail)