Kendalikan Harga Minyak, AS Batalkan Sanksi Iran untuk Sebulan
-
Menteri Keuangan Amerika Serikat, Scott Bessent
Pars Today - Kementerian Keuangan Amerika Serikat, setelah Iran menutup Selat Hormuz dan harga minyak global meningkat, secara paksa mengumumkan bahwa mereka telah mengeluarkan izin pembebasan sanksi selama satu bulan untuk penjualan minyak Iran.
Menurut laporan Pars Today yang mengutip Mehr News Agency, Kementerian Keuangan Amerika Serikat secara resmi mengeluarkan izin untuk penjualan minyak Iran setelah penutupan cerdas Selat Hormuz dan kenaikan harga minyak global.
Dalam izin baru terkait Iran, Kementerian Keuangan AS terpaksa mengumumkan bahwa mereka telah mengeluarkan izin untuk penjualan minyak mentah dan produk minyak yang dimuat di kapal-kapal mulai 20 Maret tahun ini. Pernyataan tersebut menyatakan bahwa izin ini berlaku hingga 19 April.
Perlu dicatat bahwa Menteri Keuangan Amerika Serikat, Scott Bessent, mengakui pada hari Kamis lalu dalam sebuah wawancara bahwa dengan pembebasan sanksi tersebut, sekitar 140 juta barel minyak dapat memasuki pasar global dan meredakan sebagian tekanan berat yang terjadi di pasar setelah agresi Amerika-Israel terhadap Iran.
Klaim ini muncul meskipun Saman Qoddusi, Direktur Jenderal Hubungan Publik dan Juru Bicara Kementerian Perminyakan Iran, mengatakan bahwa saat ini Tehran pada dasarnya tidak memiliki minyak mentah yang tersisa di atas air dan kelebihan untuk ditawarkan di pasar internasional lainnya, dan pernyataan Menteri Keuangan Amerika Serikat hanyalah untuk memberikan harapan kepada pembeli dan mengendalikan psikologis pasar.(sl)