Tiongkok: Tehran Tidak akan Menyerah pada Tekanan
https://parstoday.ir/id/news/world-i188276-tiongkok_tehran_tidak_akan_menyerah_pada_tekanan
Pars Today - Juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok menyampaikan penentangan Beijing dengan serangan terhadap infrastruktur Iran dan mengingatkan bahwa Tehran tidak akan tunduk pada segala tekanan militer dan langkah ini hanya menyalakan api ketegangan.
(last modified 2026-04-05T23:44:38+00:00 )
Apr 03, 2026 11:00 Asia/Jakarta
  • Mao Ning, Juru Bicara Kemenlu Tiongkok
    Mao Ning, Juru Bicara Kemenlu Tiongkok

Pars Today - Juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok menyampaikan penentangan Beijing dengan serangan terhadap infrastruktur Iran dan mengingatkan bahwa Tehran tidak akan tunduk pada segala tekanan militer dan langkah ini hanya menyalakan api ketegangan.

Menurut laporan Pars Today, Mao Ning, Juru Bicara Kemenlu Tiongkok dalam konferensi pers menyinggung serangan Washington ke sebuah jembatan sipil di Karaj dan menambahkan, “Langkah-langkah militer Amerika dan Israel terhadap Iran tanpa izin Dewan Keamanan PBB dan bertentangan dengan hukum internasional.”

Ia menegaskan bahwa Tiongkok menentang serangan ke infrastruktur dan pusat nonmiliter, dan menambahkan, “Tindakan seperti ini tidak dapat memaksa pihak lain menyerang, justru menyebabkan ketegangan bertambah.”

Jubir Kemenlu Tiongkok menjelaskan, “Dalam situasi saat ini, pihak-pihak yang berkepentingan harus segera menjalankan gencatan senjata dan membuka jalan solusi politik dan diplomatik.

Mao Ning juga menyinggung lalu lintas di Selat Hormuz dan kemungkinan partisipasi Tiongkok dalam kerja sama internasional untuk menjamin keamanan transfer energi dan mengatakan, “Semua pihak menuntut kembalinya perdamaian dan stabilitas ke jalur perairan vital ini. Karena Selat Hormuz dan laut disekitarnya merupakan salah satu jalur perdagangan internasional barang dan energi paling penting.

Ia menambahkan, “Dalam situasi saat ini, kunci solusi atas masalah ini adalah penghentian segera operasi militer dan hanya dalam kondisi ini dapat berharap kembalinya stabilitas di Asia Barat dan kawasan Teluk Persia.”(sl)