Utusan Rusia: Tuntutan AS Hancurkan Fasilitas Nuklir Iran Bertentangan dengan NPT
-
Mikhail Ulyanov, Duta Besar dan Wakil Tetap Rusia untuk organisasi internasional di Wina
Pars Today - Duta Besar dan Wakil Tetap Rusia untuk organisasi internasional di Wina menyatakan bahwa tuntutan AS untuk menghancurkan fasilitas nuklir Iran bertentangan dengan Perjanjian Nonproliferasi Nuklir (NPT).
Dilansir Pars Today, 11 Mei 2026, Mikhail Ulyanov, dalam unggahan di platform X, menanggapi tuntutan Washington. Ia menulis, "Mengapa Iran harus menerima tuntutan AS ini? Permintaan ini bertentangan dengan NPT. Sepertinya Washington sama sekali tidak peduli untuk menjaga integritas rezim nonproliferasi nuklir."
Sebelumnya, Ulyanov menegaskan bahwa pendekatan AS, termasuk negosiasi dari posisi kekuatan dan ancaman penggunaan kekerasan, tidak akan pernah berhasil melawan Iran.
Ia menyatakan, "Amerika terbiasa dengan negosiasi dari posisi kekuatan, mengancam akan menggunakan kekerasan, atau meningkatkan sanksi. Sudah jelas bahwa metode ini tidak berhasil di Iran."
"Jalan terbaik bagi AS saat ini adalah menyingkirkan semua elemen yang mirip dengan pemerasan dan ultimatum dari posisi mereka."
Kritik datang bukan dari Tehran, tetapi dari sekutu dekat Iran di Dewan Keamanan PBB. Tuntutan Washington agar Iran membongkar fasilitas nuklirnya disebut langsung sebagai pelanggaran NPT oleh duta besar Rusia. Lebih dari itu, Ulyanov dengan blak-blakan menyebut metode AS sebagai "pemerasan" yang tidak akan pernah mempan melawan Iran. Ini adalah pernyataan diplomatik yang sangat langka dan sangat keras. Ketika Moskow berbicara seperti ini, Washington harus mendengarkan.(Sail)