Kemenhan Turki: Israel Hambatan Terbesar Perdamaian Regional, Kami Lanjutkan Tuntutan Genosida
https://parstoday.ir/id/news/world-i195762-kemenhan_turki_israel_hambatan_terbesar_perdamaian_regional_kami_lanjutkan_tuntutan_genosida
Pars Today - Kementerian Pertahanan Turki menyatakan bahwa kebijakan ekspansionis rezim Zionis di Gaza, Lebanon, dan Suriah tetap menjadi hambatan terbesar bagi perdamaian dan stabilitas regional yang berkelanjutan.
(last modified 2026-08-28T08:03:33+00:00 )
Aug 28, 2026 12:59 Asia/Jakarta
  • Zeki Aktürk, Juru Bicara Kemenhan Turki
    Zeki Aktürk, Juru Bicara Kemenhan Turki

Pars Today - Kementerian Pertahanan Turki menyatakan bahwa kebijakan ekspansionis rezim Zionis di Gaza, Lebanon, dan Suriah tetap menjadi hambatan terbesar bagi perdamaian dan stabilitas regional yang berkelanjutan.

Melaporkan Pars Today dari IRIB, Jumat, 28 Agustus 2026, Kementerian Pertahanan Turki menyatakan bahwa sikap agresif dan kebijakan ekspansionis rezim Zionis di Jalur Gaza, Lebanon, dan Suriah tetap menjadi hambatan terbesar bagi perdamaian dan stabilitas regional yang berkelanjutan.

Zeki Aktürk, Juru Bicara Kemenhan Turki dalam konferensi persnya di provinsi Afyonkarahisar, barat Turki, menekankan bahwa masa depan kawasan tidak dapat dibangun berdasarkan penggunaan kekerasan secara sepihak.

Ia menambahkan bahwa perdamaian harus didasarkan pada keamanan yang menghormati hukum internasional, kedaulatan negara-negara, dan integritas teritorial mereka.

Aktürk mendesak masyarakat internasional untuk mengambil langkah-langkah yang nyata dan efektif terhadap tindakan rezim Zionis yang mengancam perdamaian dan stabilitas regional dan internasional.

Ia juga merujuk pada kelanjutan tuntutan hukum internasional Turki terhadap rezim Zionis dalam kerangka tuduhan genosida di Jalur Gaza.

"Kementerian Pertahanan Turki dengan tegas menyatakan bahwa kebijakan ekspansionis Israel di Gaza, Lebanon, dan Suriah adalah hambatan terbesar bagi perdamaian dan stabilitas regional. Jubir Zeki Aktürk menekankan bahwa masa depan kawasan tidak dapat dibangun di atas kekerasan sepihak, dan menyerukan tindakan nyata dari masyarakat internasional."(Sail)