NATO Peringatkan Serangan Masif Taliban di Afghanistan
Juru bicara pasukan NATO di Afghanistan, mengeluarkan peringatan tentang rencana kelompok Taliban untuk mengintensifkan serangan di negara itu.
Laman Tasnimnews melaporkan, Senin (5/9/2016), Charles Cleveland menekankan pentingnya kerjasama NATO dan Amerika Serikat untuk membantu militer Afghanistan dalam mengatasi serangan tersebut.
Menurutnya, situasi pertempuran baru akan berbeda dengan masa lalu dan kerjasama pasukan asing dengan tentara Afghanistan untuk melaksanakan taktik-taktik baru memiliki arti yang sangat penting.
Cleveland sebelumnya mengeluarkan laporan tentang kerugian yang diderita tentara Afghanistan dalam perang melawan Taliban. "Pada tahun 2015, sebanyak 5.000 tentara Afghanistan tewas dan 15.000 lainnya terluka dan angka ini naik pada tahun 2016," katanya dalam sebuah laporan.
Afghanistan memiliki sekitar 320.000 personel militer dan polisi, di mana mereka terlibat perang dengan Taliban di lebih dari 15 provinsi. (RM)