Menlu Jerman Mereaksi Ancaman Trump Ingin Keluar dari NATO
-
Johann Wadephul, Menteri Luar Negeri Jerman
Pars Today - Menteri Luar Negeri Jerman, dalam pernyataannya yang mengacu pada ucapan terbaru Donald Trump, Presiden Amerika Serikat, mengenai kemungkinan penarikan diri Amerika Serikat dari Organisasi Pakta Atlantik Utara (NATO), menekankan, “Tentu saja pernyataan seperti itu membuat saya khawatir, tetapi dukungan kuat Eropa terhadap NATO dapat mencegah tindakan semacam itu.”
Berdasarkan laporan Pars Today mengutip IRNA Sabtu (04/04/2026) dini hari Johann Wadephul, Menteri Luar Negeri Jerman dalam percakapan dengan wartawan menyatakan, “Menurut pendapat saya, dukungan kuat Eropa terhadap NATO dapat membantu mencegah tindakan semacam itu.”
Ia menambahkan, “Saya percaya bahwa komitmen jelas dan dukungan tegas kami terhadap NATO akan meyakinkan Amerika Serikat untuk terus bekerja sama dengan Organisasi Pakta Atlantik Utara.”
Wadephul selanjutnya menekankan, “NATO tetap sangat penting bagi keamanan Jerman, sebagaimana pentingnya bagi keamanan semua anggotanya.”
Menlu Jerman, dengan mengacu pada bergabungnya Swedia dan Finlandia ke dalam Organisasi Pakta Atlantik Utara serta peningkatan komitmen pengeluaran pertahanan Eropa, mencatat, “Saat ini aliansi ini lebih kuat dari sebelumnya, dan kita tidak boleh mempertanyakan satupun dari hal-hal ini, melainkan harus fokus pada aspek-aspek positif keanggotaan NATO.”
Wadephul pada akhirnya mengingatkan bahwa penarikan diri Amerika dari NATO memerlukan persetujuan Senat Amerika Serikat.
Menurut kantor berita Anadolu, pernyataan Trump tentang keluar dari NATO telah memicu kritik bipartisan di Washington.
Terkait hal ini, Chris Coons, Senator Demokrat, dan Mitch McConnell, Senator Republik, dalam pernyataan bersama mengumumkan bahwa Senat Amerika akan terus mendukung NATO dan menekankan bahwa NATO menjamin keamanan Amerika Serikat, Eropa, dan dunia.(sl)