Ajudan Putin: London dan Brussel Merencanakan Penutupan Laut Baltik
-
Ajudan Presiden Rusia, Nikolai Patrushev
Pars Today - Ajudan Presiden Rusia memperingatkan Britania Raya dan Uni Eropa tentang gangguan perdagangan maritim dan mengatakan, “London dan Brussel merencanakan pembatasan lalu lintas di Laut Baltik.”
Menurut laporan IRNA dari TASS, Senin, 12 Oktober 2026. Nikolai Patrushev selama perjalanan ke Tiongkok dan perundingan dengan Liu Wei, Menteri Transportasi negara itu, mengumumkan bahwa negara-negara Barat berupaya menyediakan landasan untuk mencegat kapal-kapal Rusia dan London serta Brussel sedang mengkaji rencana untuk membatasi lalu lintas kapal di Laut Baltik dan selat-selat yang menuju ke sana.
Ia mengatakan, "Negara-negara Barat berupaya mengorganisasi pencegatan kapal-kapal kami. London dan Brussel sedang mengkaji rencana pemblokiran Laut Baltik dan selat-selat yang menuju ke sana. Jalur-jalur komunikasi kunci lainnya juga berada dalam ancaman."
Ajudan Presiden Rusia dengan menyebut pentingnya logistik maritim bagi Moskow dan Beijing, menggambarkan Tiongkok sebagai salah satu kekuatan terdepan dalam pelayaran niaga dunia.
Patrushev juga berbicara tentang rencana Rusia untuk membangun jalur transportasi alternatif di Kutub Utara; jalur yang menurutnya dapat menjadi opsi yang lebih aman dan dari segi ekonomi lebih terjangkau terhadap risiko jalur-jalur tradisional.
“Nikolai Patrushev, ajudan Presiden Rusia, dalam perjalanan ke Tiongkok dan perundingan dengan Menteri Transportasi Liu Wei, memperingatkan bahwa negara-negara Barat berupaya menyediakan landasan untuk mencegat kapal-kapal Rusia. Ia menyatakan London dan Brussel sedang mengkaji rencana untuk membatasi lalu lintas kapal di Laut Baltik dan selat-selat yang menuju ke sana, serta jalur-jalur komunikasi kunci lainnya juga terancam.”(Sail)