Reaksi Rusia atas Teror di Zainabiyah, Damaskus
Kementerian Luar Negeri Rusia, Senin (1/2) mengumumkan, ledakan teror di Damaskus dilakukan untuk menggagalkan perundingan damai Jenewa yang merupakan solusi politik krisis Suriah.
Kemenlu Rusia mengatakan, tujuan dilakukannya ledakan teror berdarah di Damaskus adalah untuk menggagalkan perundingan damai Suriah di Jenewa yang digelar berdasarkan resolusi 2254 Dewan Keamanan PBB.
IRIB News (1/2) melaporkan, dalam pernyataan Kemenlu Rusia disebutkan, para aktor di balik serangan teror Damaskus juga berusaha untuk meningkatkan tensi ketegangan etnis di Suriah.
Penumpasan poros terorisme di Suriah, katanya, adalah satu-satunya cara untuk memulihkan kondisi di negara itu dan di seluruh kawasan Timur Tengah.
Akibat tiga ledakan bom di dekat Makam Suci Sayidah Zainab sa, di sekitar Damaskus, sedikitnya 50 orang tewas dan 110 lainnya luka-luka. (IRIB Indonesia/HS)