Tewaskan Warga Sipil, Militer Afghanistan Sampaikan Penyesalan
Dawlat Waziri, juru bicara Kementerian Pertahanan Afghanistan, menyatakan penyesalan atas serangan terhadap warga sipil di sekitar desa Bouz Kandahari di Provinsi Kunduz.
Dalam konferensi pers di Kabul, Sabtu (5/11/2016), Waziri menilai serangan terhadap warga sipil di Kunduz tidak bisa dihindari karena pasukan khusus Afghanistan sedang diserang habis-habisan oleh kelompok Taliban. Ia menyatakan penyesalan atas jatuhnya korban sipil dalam serangan tersebut.
"Operasi pasukan khusus Afghanistan di Kunduz dilakukan ketika sedang berlangsungnya pertemuan para petinggi Taliban di wilayah Bouz Kandahari," tambahnya.
Sebanyak 40 warga sipil tewas dalam serangan udara pada Kamis lalu, yang dilakukan untuk melindungi pasukan AS dan Afghanistan yang terlibat dalam pertempuran sengit dengan Taliban.
Waziri menjelaskan bahwa Angkatan Udara Afghanistan dan pasukan asing bergerak untuk membantu pasukan khusus dan membom tempat pertemuan para petinggi Taliban.
"Serangan itu menewaskan tokoh kunci Taliban termasuk Mullah Mustafa, Mullah Muhammad Yar, Mullah Zia al-Rahman Mutaqi, Qari Bilal dan Mullah Jamal," tegasnya. (RM)