PBB Rilis Laporan Kejahatan Militer Myanmar terhadap Muslim Rohingya
-
Yanghee Lee
Yanghee Lee, utusan khusus Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk Myanmar mengkonfirmasi kejahatan militer negara ini terhadap etnis Muslim Rohingya.
Menurut laporan laman Frontier, Yanghee Lee Jumat (10/3) menyatakan, militer negara ini melakukan kejahatan anti kemanusian melalui kekerasan terhadap etnis Muslim.
Utusan khusus PBB untuk Myanmar ini menambahkan, aksi militer dan aparat keamanan terhadap etnis minoritas Rohingya merupakan bukti nyata dari kejahatan anti kemanusiaan.
Menurutnya pemerintah Myanmar bertanggung jawab atas maraknya penyiksaan dan kejahatan anti kemanusiaan terhadap minoritas Rohingya.
Aksi kekerasan militer dan etnis Budha ekstrim terhadap Muslim Rohingya di negara bagian Rakhin, barat Myanmar menewaskan dan memaksa ribuan orang mengungsi.
PBB awal bulan Maret 2016 telah memperingatkan kondisi kehidupan minoritas Rohingya dan menyatakan bahwa mereka terpaksa hidup di bawah kondisi mengenaskan dan anak-anak meninggal dunia akibat tidak ada pelayanan kesehatan. (MF)