Filipina Tolak Penuhi Seruan Parlemen Eropa
Pemerintah Filipina menolak seruan Parlemen Eropa untuk membebaskan Senator Leila de Lima, mantan menteri kehakiman dan kritikus presiden yang telah ditahan atas tuduhan narkoba.
Kantor berita IRNA melaporkan, Departemen Luar Negeri Filipina dalam satu pernyataan, Jumat (17/3/2017) mengatakan, resolusi Parlemen Eropa yang menyerukan pembebasan de Lima adalah penghinaan terhadap proses hukum di Filipina.
"Sistem peradilan pidana tetap efektif dan berfungsi dengan baik di Filipina, tidak hanya untuk Senator de Lima tetapi untuk semua," tambahnya.
Parlemen Eropa pada hari Jumat mengeluarkan sebuah resolusi yang menyerukan pembebasan de Lima.
De Lima ditangkap bulan lalu atas tuduhan menerima suap dari bandar narkoba yang ditahan ketika dia menjabat sebagai Menteri Kehakiman Filipina. (RM)