Presiden Filipina Kritik Parlemen Eropa
Mar 25, 2017 14:25 Asia/Jakarta
-
Duterte
Presiden Filipina, Rodrigo Duterte saat mereaksi permintaan Parlemen Eropa terhadap dirinya untuk sedikit lunak terkait perang anti narkotika menilai seruan tersebut sebagai sikap riya dan pamer.
Seperti diberitakan IRNA, Rodrigo Duterte Jumat (24/3) menekankan, Manila tidak membutuhkan arahan Uni Eropa dan program tidak efektif yang sampai saat ini gagal menghentikan kejahatan narkotika.
Parlemen Eropa pekan lalu mengkritik langkah presiden Filipina terhadap penyelundup narkotika yang mereka sebut ilegal.
Sejak Juni 2016 sekitar tiga ribu orang tewas di Filipina dengan dalih terlibat dengan mafia narkotika di negara ini. (MF)
Tags