Parlemen Belanda Melarang Penjualan Senjata kepada Saudi
Parlemen Belanda menyetujui rencana pelarangan penjualan senjata kepada Arab Saudi sebagai bentuk protes terhadap pelanggaran HAM oleh Riyadh.
Menurut Reuters, keputusan yang diambil pada Selasa (15/3/2016) itu bertujuan untuk memprotes kelanjutan pelanggaran HAM Arab Saudi di Yaman.
Melalui pengesahan rencana tersebut, pemerintah Belanda dituntut untuk menghentikan penjualan dan pengiriman senjata kepada Arab Saudi.
Langkah parlemen Belanda ini juga dalam kerangka pelaksanaan keputusan Uni Eropa pada bulan Februari lalu.
Pada tanggal 25 Februari 2016, Parlemen Eropa mengesahkan sebuah rencana yang menuntut Inggris, Perancis dan negara-negara anggota Uni Eropa untuk menghentikan penjualan senjata kepada negara-negara yang menarget warga sipil di Yaman.
Sejak tanggal 26 Maret 2015, militer koalisi Arab pimpinan Arab Saudi yang didukung oleh Amerika Serikat memulai agresinya ke Yaman.
Hingga sekarang, serangan tersebut telah merenggut nyawa lebih dari 8.500 orang dan melukai sedikitnya 16.000 lainnya. (RA)