Duterte: Manila Tidak Akan Beri Upeti kepada Sparatis Komunis
-
Presiden Filipina, Rodrigo Duterte
Presiden Filipina, Rodrigo Duterte menyatakan diakhirinya permintaan upeti oleh sparatis Komunis sebagai syarat untuk memulai perundingan dengan kelompok ini.
IRNA melaporkan, Duterte Kamis (6/7) mengatakan, selamaTentara Rakyat Baru (NPA), sayap bersenjata Partai Komunis Filipina (CPP) tidak menghentikan permintaan upetinya, kami tidak akan berunding dengan mereka.
Babak kelima perundingan damai pemerintah Filipina dengan kelompok separatis bulan Mei lalu terhenti setelah Partai Komunis (CPP) menginstruksikan serangan lebih sengit kepada pasukan pemerintah Manila.
Aktivitas bersenjata kelompok Komunis di Filipina dimulai sejak tahun 1968 dan tercatat sebagai bentrokan bersenjata paling lama di dunia. Menurut keterangan militer bentrokan tersebut telah menelan 30 ribu jiwa. (MF)