Hubungan NATO-Rusia Paling Sulit Sejak Perang Dingin
https://parstoday.ir/id/news/world-i42178-hubungan_nato_rusia_paling_sulit_sejak_perang_dingin
Sekjen NATO Jens Stoltenberg mengkritik Rusia karena terlibat dalam krisis Ukraina, dan mengatakan sekarang hubungan aliansi ini dengan Moskow berada pada kondisi tersulit sejak Perang Dingin.
(last modified 2026-04-28T13:34:36+00:00 )
Aug 03, 2017 23:39 Asia/Jakarta
  • Sekjen NATO Jens Stoltenberg
    Sekjen NATO Jens Stoltenberg

Sekjen NATO Jens Stoltenberg mengkritik Rusia karena terlibat dalam krisis Ukraina, dan mengatakan sekarang hubungan aliansi ini dengan Moskow berada pada kondisi tersulit sejak Perang Dingin.

Sebelum ini, Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan hubungan antara Washington dan Moskow mencapai titik terendah sepanjang masa.

Dalam wawancara dengan televisi CNN, Kamis (3/8/2017), Stoltenberg menuturkan, "Saya pikir (benar) mengatakan bahwa hubungan NATO dengan Rusia lebih sulit dari setiap masa setelah Perang Dingin berakhir."

"Di akhir Perang Dingin, kami berharap dapat membangun kemitraan yang dekat dengan Rusia, tapi secara khusus setelah aneksasi Krimea di tahun 2014 dan berlanjutnya destabilisasi Rusia di timur Ukraina, hubungan antara NATO dan Rusia memburuk drastis," jelasnya.

"Selama kita kuat, selama kita bisa ditebak, kita bisa terlibat dalam dialog politik dengan Rusia untuk menghindari eskalasi dan mencegah Perang Dingin baru," tegas Sekjen NATO.

Pertempuran antara pasukan pemerintah Ukraina dan pemberontak terus berkobar di wilayah timur setelah kelompok pro-Barat melakukan kudeta terhadap pemerintah Viktor Yanukovych.

Ukraina dan Barat menuding Rusia memprovokasi pemberontak untuk memisahkan diri, namun Moskow membantah tudingan tersebut dan meminta kedua pihak melanjutkan perundingan demi mencapai kesepakatan. (RM)