Laporan IAEA Patahkan Konspirasi AS atas Iran
-
Robert Hunter
Seorang mantan pejabat Departemen Luar Negeri Amerika Serikat mengatakan, konspirasi-konspirasi yang dilancarkan Presiden Amerika terhadap Iran, gagal akibat laporan Badan Energi Atom Internasional, IAEA.
IRNA (2/9) melaporkan, Robert Hunter, mantan anggota tim penasihat urusan keamanan internasional di Deplu Amerika, Sabtu (2/9) menuturkan, laporan Badan Energi Atom Internasional, IAEA terkait komitmen Tehran pada kesepakatan nuklir, JCPOA dan bantahannya atas permohonan tidak berdasar Amerika untuk menginspeksi pusat-pusat militer Iran, semakin mempersulit kerja pemerintahan Donald Trump.
Hunter yang juga mantan Wakil Amerika di NATO dan baru-baru ini dicopot dari jabatannya sebagai Penasihat di Deplu oleh Rex Tillerson, Menlu Amerika, menjelaskan, pemerintahan Trump harus memperhatikan dengan serius laporan IAEA dan berhenti bermain-main dengan kredibilitas internasional Amerika.
Di seluruh laporan IAEA yang berjumlah delapan laporan, mulai dari ditandatanganinya kesepakatan nuklir Iran hingga sekarang, ditegaskan tentang tidak adanya penyimpangan dan pelaksanaan total seluruh kesepakatan tanpa pelanggaran komitmen oleh Iran.
Namun di tengah semua resolusi PBB yang menyatakan komitmen Iran terhadap seluruh isi JCPOA, Amerika terus melakukan pelanggaran atas kesepakatan tersebut. (HS)