Bangladesh Larang Penjualan Ponsel kepada Pengungsi Rohingya
https://parstoday.ir/id/news/world-i44851-bangladesh_larang_penjualan_ponsel_kepada_pengungsi_rohingya
Pemerintah Bangladesh melarang perusahaan telekomunikasi negara ini menjual ponsel kepada pengungsi Rohingya dengan alasan keamanan.
(last modified 2026-04-24T16:42:03+00:00 )
Sep 25, 2017 02:58 Asia/Jakarta
  • Muslim Rohingya
    Muslim Rohingya

Pemerintah Bangladesh melarang perusahaan telekomunikasi negara ini menjual ponsel kepada pengungsi Rohingya dengan alasan keamanan.

Press TV melaporkan, pemerintah Bangladesh Ahad (24/9) seraya memperingatkan operator dan perusahaan jasa telekomunikasi Bangladesh menyatakan, jika mereka menjual kartu telepon kepada pengungsi Muslim Rohingya, maka perusahaan tersebut akan dihukum.

Pemerintah Bangladesh juga menekankan, negara ini bersedia menerima Muslim Rohingya karena rasa kemanusiaan, namun begitu keamanan Bangladesh tidak boleh dalam bahaya.

Keputusan pemerintah Bangladesh ini mulai diberlakukan sejak hari Sabtu. Sementara itu, seorang staf kementerian telekomunikasi Bangladesh terkait hai lini mengatakan, larangan ini akan dicabut ketika pengungsi Rohingya yang baru tiba mendapat kartu pengenal Biometrik.

Di sisi lain, proses pengeluaran kartu pengenal biometrik membutuhkan waktu enam bulan.

Kartu pengenal biometrik adalah kartu pengenal biasa dan sejumlah karakteristik biometrik.

Di antara fungsi kartu pengenal biometrik adalah penentuan usia, identifikasi dan jasa pelayanan khusus yang sesuai dengan ketentuan yang diberlakukan. Data di kartu biometrik disimpan dalam bentuk digital. (MF)