Trump Tuduh Pendukung JCPOA Terima Profit Bisnis dari Iran
-
Donald Trump
Presiden Amerika Serikat mengklaim banyak yang mendukung statemen anti-Iran yang disampaikannya, dan penentangan pihak-pihak lain kesepakatan nuklir Iran, atas statemennya, terkait dengan keuntungan bisnis mereka dari kesepakatan ini.
IRNA (14/10) melaporkan, Donald Trump, Presiden Amerika di laman Twitternya menulis, pihak-pihak penandatangan kesepakatan nuklir Iran, mendapatkan keuntungan bisnis besar dari kesepakatan ini.
Trump dalam pidatonya hari Jumat (13/10) kembali menuduh Iran melanggar semangat Rencana Aksi Bersama Komprehensif, JCPOA dan mengeluarkan kata-kata emosional.
Ia menuturkan, JCPOA adalah kesepakatan terburuk sepanjang sejarah Amerika dan kapanpun dianggap perlu, kesepakatan itu bisa dicabut.
Pada saat yang sama, Presiden Amerika juga mengabarkan penerapan sanksi baru atas Iran.
Pasca pidato Trump, permintaan Presiden Amerika kepada Kongres untuk mengesahkan kebijakan lebih ketat terhadap Iran, mendapat penentangan dari kubu Republik dan Demokrat di Kongres, dan kemungkinan untuk mengesahkan segala bentuk keputusan terkait hal ini, semakin berkurang.
Sejumlah senator Republik, Duta Besar Uni Eropa di Amerika dan kampanye internasional pemusnahan senjata nuklir, menekankan urgensi menjaga kesepakatan nuklir Iran. (HS)