Gedung Putih Klarifikasi Penyebutan Teluk Arab oleh Trump
-
Donald Trump dan Salman bin Abdulaziz
Gedung Putih menganggap "kenakalan" Donald Trump, Presiden Amerika menggunakan kata Teluk Arab untuk menyebut Teluk Persia, sebagai kesalahan pengucapan.
Donald Trump, Jumat (13/10) dalam pidatonya seputar strategi baru Amerika soal Iran, menggunakan kata Teluk Arab sebagai ganti Teluk Persia, untuk menarik perhatian negara-negara Arab.
Situs resmi Gedung Putih, beberapa menit setelah penyimpangan sejarah yang dilakukan Trump itu, langsung memberikan klarifikasi.
Dalam pernyataan resminya, Gedung Putih menjelaskan poin asli pidato Trump dan strategi baru Amerika terkait Iran, dan mengkoreksi bagian pidato Trump yang menyebut Teluk Arab serta menggantinya dengan Teluk Persia.
Sikap resmi pemerintah Amerika adalah menggunakan nama lengkap Teluk Persia. Sementara sejumlah politisi Amerika kerap menggunakan istilah "Teluk" saja atau Teluk Arab untuk menyebut Teluk Persia, demi menarik simpati negara-negara Arab. (HS)