Trump akan Bujuk Eropa untuk Ubah Kesepakatan Nuklir Iran
-
Presiden Donald Trump sesaat sebelum meninggalkan AS untuk tur maraton ke Asia.
Juru bicara Dewan Keamanan Nasional AS, Michael Anton mengatakan Washington berusaha menekan Tehran agar bersedia menerima perubahan dalam kesepakatan nuklir.
Dalam wawancara dengan NBC News, Sabtu (4/11/2017), Anton menegaskan kembali tekad pemerintahan Presiden Donald Trump untuk bekerja sama dengan Eropa demi mengubah ketentuan Rencana Aksi Bersama Komprehensif (JCPOA).
Trump menganggap JCPOA sebagai kesepakatan terburuk dalam sejarah Amerika, dan selama kampanye pilpres AS, ia berjanji akan merobek kesepakatan internasional itu setelah berkantor di Gedung Putih.
Anton menuturkan, AS ingin menekan pemerintah Iran dan dalam hal ini, menginginkan tuas tekanan yang lebih besar dari Kongres dan Eropa untuk mengatasi kekurangan dalam kesepakatan nuklir.
Menurutnya, AS tidak lagi berniat menarik diri sepihak dari kesepakatan nuklir, karena Tehran tidak akan lagi menghadapi tekanan jika Washington meninggalkan JCPOA.
Dari semua sekutu AS di Eropa, Perancis menyatakan minatnya untuk meluncurkan perundingan baru untuk tahun-tahun setelah masa berlaku pembatasan dalam JCPOA berakhir. (RM)