Presiden Filipina Perpanjang Darurat Militer
-
Rodrigo Duterte
Presiden Filipina menyampaikan usulan perpanjangan kondisi darurat militer hingga akhir tahun kepada parlemen kepada parlemen negara ini dengan alasan untuk menumpas milisi ekstrem yang berada di wilayah selatan.
Rodrigo Duterte mengatakan, Perpanjangan pemberlakukan darurat militer di wilayah Mindanau hingga akhir tahun 2017 demi menjaga keamanan dan keselamatan warga Filipina yang berada di daerah itu.
Presiden Filipina mulai memberlakukan kondisi darurat militer di wilayah selatan sejak Mei lalu untuk menumpas kelompok teroris Marawi yang terletak di Mindanau.
Wilayah Mindanau ini dihuni oleh sekitar 20 juta orang warga Filipina.
Tahap pertama pemberlakuan darurat militer berdasarkan undang-undang dasar Filipina selama 60 hari.
Parlemen Filipina memperpanjang masa berlaku kondisi darurat militer sejak Juli hingga akhir tahun 2017.(PH)