Israel Salahgunakan Keputusan Trump
-
Trump dan al-Quds
Pengamat Amerika, Richard Becker mengatakan, keputusan terbaru Presiden AS Donald Trump terkait al-Quds membuat rezim Zionis Israel semakin berani mengembangkan distrik Zionis.
Richard Becker, penulis buku Palestina, Israel dan Kekaisaran AS saat diwawancarai Press TV mengatakan, keputusan Trump mengakui secara resmi al-Quds sebagai ibukota Israel membuka lebar perluasan distrik Zionis.
Becker menambahkan, sebelum pengumuman Trump memindahkan kedubes AS ke al-Quds, Israel menilai rencana pembangunan perumahan di al-Quds timur berbahaya, namun keputusan ini memberi mereka keberanian mengejar program pengembangan distrik Zionis di al-Quds timur.
Pemerintah Trump dalam sebuah aksi anti Palestina menyatakan berencana memindahkan kedubesnya dari Tel Aviv ke Baitul Maqdis.
Program AS-Israel ini menuai reaksi keras dari bangsa Palestina dan masyarakat internasional. (MF)