Rusia Sepakat Gencatan Senjata di Suriah Tanpa Daesh
-
Sergei Lavrov
Menteri Luar Negeri Rusia mengatakan, Moskow siap mengkaji kemungkinan diberlakukannya gencatan senjata selama satu bulan di Suriah dengan syarat kelompok teroris Front Al Nusra dan Daesh harus dikecualikan.
Stasiun televisi Russia Today (22/2) melaporkan, Sergei Lavrov, Menlu Rusia dalam konferensi pers bersama dengan sejawatnya dari Serbia di Beograd Kamis (22/2) menuturkan, jika usulan Rusia dalam hal ini tidak digubris, maka Moskow akan menolak gencatan senjata.
Lavrov sekali lagi menegaskan, resolusi Dewan Keamanan PBB yang didukung Barat berusaha menggulingkan pemerintahan Suriah.
Ia menambahkan, Rusia tidak akan menyepakati resolusi terkait Ghouta Timur jika masih melibatkan para teroris dalam resolusi tersebut.
Menlu Rusia menegaskan, Front Al Nusra atas keinginannya sendiri menolak usulan Rusia untuk meninggalkan Ghouta Timur.
Delegasi diplomatik Swedia dan Kuwait di PBB menyampaikan usulan draf resolusi terkait pengumuman gencatan senjata 30 hari di Suriah untuk membantu penyaluran bantuan kemanusiaan dan medis ke wilayah negara itu. (HS/PH)