Bangladesh Menentang Pemulangan Paksa Rohingya ke Myanmar
-
Para pengungsi Rohingya di Bangladesh.
Menteri Luar Negeri Bangladesh, Abul Hassan Mahmud Ali menentang pemulangan paksa Muslim Rohingya ke Myanmar.
Mahmud Ali, seperti dikutip IRNA, Senin (26/2/2018) mengatakan Bangladesh tidak akan memulangkan pengungsi Rohingya ke Myanmar tanpa persetujuan mereka.
Dia menyeru masyarakat internasional untuk terus menekan pemerintah Myanmar, dan negara itu harus berkomitmen dan jujur terhadap proses pemulangan warga Rohingya ke Rakhine secara terhormat dan bermartabat.
Menlu Bangladesh menekankan bahwa Myanmar harus mengizinkan kelompok hak asasi manusia internasional untuk memasuki Rakhine dan menjamin keamanan pemulangan anak-anak Muslim Rohingya.
Menurut berbagai laporan, sekitar 58 persen dari pengungsi Rohingya yang tinggal di Cox's Bazar, Bangladesh adalah anak-anak di bawah usia 18 tahun. Saat ini, lebih dari 900.000 Muslim Rohingya berada di kamp pengungsi di Cox's Bazar.
Kejahatan militer Myanmar dan ekstremis Budha terhadap Muslim Rohingya di Rakhine, dimulai sejak 25 Agustus 2017 yang telah menyebabkan ribuan orang tewas dan terluka serta ratusan ribu lainnya mengungsi. (RM/PH)