Rusia Minta Pejabat Amerika tidak Omong Kosong
https://parstoday.ir/id/news/world-i53882-rusia_minta_pejabat_amerika_tidak_omong_kosong
Kedutaan Besar Rusia di Kabul dalam sebuah rilis, membantah pernyataan komandan militer AS dan NATO di Afghanistan tentang dukungan Moskow untuk Taliban dan menganggapnya tidak berdasar.
(last modified 2026-03-03T08:52:08+00:00 )
Mar 25, 2018 12:15 Asia/Jakarta
  • Jenderal John Nicholson.
    Jenderal John Nicholson.

Kedutaan Besar Rusia di Kabul dalam sebuah rilis, membantah pernyataan komandan militer AS dan NATO di Afghanistan tentang dukungan Moskow untuk Taliban dan menganggapnya tidak berdasar.

Kedubes Rusia pada hari Ahad (25/3/2018) menyatakan bahwa para pejabat AS harus memberikan bukti yang valid terkait klaimnya atau tidak mengeluarkan komentar seperti itu.

Sebelumnya, Komandan Militer AS dan NATO di Afghanistan, Jenderal John Nicholson mengatakan, Rusia mendukung Taliban dan ada indikasi mereka memberikan dukungan finansial dan bahkan senjata. "Tindakan ini akan merusak proses perdamaian Afghanistan," ujarnya.

"Sekali lagi, kami bersikeras bahwa pernyataan seperti ini benar-benar tidak berdasar dan meminta para pejabat untuk tidak berbicara omong kosong," tegas Kedubes Rusia.

Menurut rilis tersebut, mereka yang bertanggung jawab atas kekacauan Afghanistan, ingin melemparkan kegagalannya ke Rusia dan ingin merusak hubungan Moskow dan Kabul.

Saat ini lebih dari 15.000 tentara AS ditempatkan di Afghanistan, ditambah lagi dengan 3.000 tentara dari negara-negara lain anggota NATO.

Kehadiran militer AS di Afghanistan sejak 2001 dengan dalih memerangi terorisme, tidak membawa kemajuan apapun selain pembunuhan ribuan warga sipil dan kehancuran infrastruktur. (RM)