Jual Senjata ke Saudi, Perancis Dikecam Aktivis HAM
-
Presiden Perancis, Emmanuel Macron
Para aktivis HAM Perancis mengecam pemerintahan Emmanuel Macron yang memberi izin penjualan senjata kepada Arab Saudi, dan menilainya sebagai bentuk keterlibatan Paris dalam kejahatan perang yang disulut Riyadh di Yaman.
Keputusan Perancis melanjutkan penjualan senjata ke Arab Saudi memicu reaksi keras dari organisasi HAM internasional, dan warga negara Eropa ini.
Gelombang protes semakin deras menjelang kunjungan Putera Mahkota Arab Saudi, Mohammed bin Salman ke Paris.
AFP Rabu malam melaporkan, sebanyak 10 organisasi HAM dan hak sipil Perancis berunjuk rasa menyerukan segera dihentikannya pengiriman senjata Perancis ke Arab Saudi.
Mereka juga mendesak Paris membuka akses bagi pengiriman bantuan kemanusiaan di Yaman.
Direktur Human Rights Watch Perancis, Benedicte Jeannerod mengatakan bahwa Arab Saudi sebagai pemimpin koalisi agresor Yaman hingga kini telah membunuh ribuan warga sipil, dan serangan serangan tersebut masuk kategori kejahatan perang.
Koodinator Federasi HAM Internasional, FIDH, Antoine Madelin mengungkapkan bahwa Paris menjual berbagai jenis senjata dan alutsista dari helikopter hingga roket kepada Arab Saudi yang dipergunakan untuk menyerang Yaman.(PH)