Ashraf Ghani Khawatirkan Peningkatan Kemiskinan di Afghanistan
Presiden Afghanistan menyatakan kekhawatiran atas peningkatan kemiskinan yang melanda negaranya.
Mohammad Ashraf Ghani mengungkapkan hal itu dalam pidato pembukaan pertemuan Kelompok Gabungan Pengawasan dan Koordinasi yang digelar di Kabul, ibukota Afghanistan pada Senin (4/4/2016).
"Kemiskinan di Afghanistan dari 46 persen pada tahun 2013 meningkat menjadi 49 persen pada tahun 2014," imbuhnya separti dikutip ISNA.
Ia juga menekankan upaya pemerintah untuk melakukan reformasi di sektor finansial, peradilan dan penghematan di kontrak-kontrak pemerintah.
"Para pejabat Kabul telah mengagendakan program jangka pendek dan jangka panjang untuk memajukan ekonomi Afghanistan," ujarnya.
Presiden Afghanistan lebih lanjut menyinggung kondisi buruk keamanan di negara ini, dan menuturkan, meningkatnya kehadiran kelompok-kelompok teroris khususnya Daesh dan al-Qaeda di Afghanistan merupakan tantangan besar keamanan bagi pemerintah Kabul.
Sementara itu, Eklil Hakimi, Menteri Ekonomi Afghanistan di akhir pertemuan tersebut menggelar jumpa pers bersama dengan wakil-wakil PBB dan Uni Eropa.
Wakil Sekretaris Jenderal PBB untuk Afghanistan dalam jumpa pers tersebut mengatakan, Afghanistan menghadapi banyak tantangan termasuk masalah korupsi di negara ini.
Ia menambahkan, pemerintah Kabul harus berusaha meyakinkan masyarakat internasional untuk melanjutkan bantuan finansial dan militer kepada Afghanistan. (RA)