Rusia dan Cina Kecam Plot AS Rusak JCPOA
-
Menlu Rusia Sergei Lavrov dan mitranya dari Cina, Wang Yi.
Menteri luar negeri Rusia dan Cina, mengecam upaya Amerika Serikat yang ingin merevisi kesepakatan nuklir Iran secara sepihak.
Kementerian Luar Negeri Rusia pada Jumat (6/4/2018) menyatakan, Sergei Lavrov dan Wang Yi dalam pertemuan di Moskow mengingatkan bahwa negosiasi untuk mencapai kesepakatan nuklir membutuhkan waktu bertahun-tahun.
"Upaya untuk merevisi kesepakatan ini bertentangan dengan resolusi 2231 Dewan Keamanan, yang sepenuhnya menyetujui perjanjian itu," tegas Lavrov.
Menurut Lavrov, Presiden AS Donald Trump berusaha merevisi kesepakatan nuklir demi mengejar kepentingannya sendiri dan unilateralisme selalu buruk, terutama ketika ia telah menjadi instrumen utama kebijakan luar negeri.

"Rusia dan Cina selalu menunjukkan kesiapan untuk menemukan solusi yang rasional dengan memperhatikan kepentingan semua pihak," tambahnya.
Sementara itu, Wang Yi mengkritik Trump karena menjalankan unilateralisme dalam kebijakan luar negeri dan proteksionisme di sektor perdagangan.
"Jika AS berpikir bahwa itu bisa mendapatkan keuntungan melalui proteksionisme, mereka salah perhitungan," ujar Wang.
Trump akan memutuskan nasib AS di bawah kesepakatan nuklir Iran pada tenggat waktu 12 Mei 2018. (RM/PH)