Serangan AS ke Suriah, Rusak Perundingan Astana
https://parstoday.ir/id/news/world-i55878-serangan_as_ke_suriah_rusak_perundingan_astana
Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Lavrov dan mitranya dari Perancis, Jean-Yves Le Drian, dalam sebuah pembicaraan telepon Sabtu (28/4/2018) malam, membahas perkembangan Suriah pasca serangan AS dan sekutunya.
(last modified 2026-03-03T08:52:08+00:00 )
Apr 29, 2018 07:32 Asia/Jakarta
  • Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Lavrov.
    Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Lavrov.

Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Lavrov dan mitranya dari Perancis, Jean-Yves Le Drian, dalam sebuah pembicaraan telepon Sabtu (28/4/2018) malam, membahas perkembangan Suriah pasca serangan AS dan sekutunya.

Seperti dikutip Farsnews, menlu Rusia menekankan bahwa serangan ilegal yang dilakukan AS, Inggris, dan Perancis di Suriah pada 14 April, telah menyebabkan kemunduran atas apa yang dicapai dalam perundingan di Astana dan Sochi.

Amerika, Inggris, dan Perancis meluncurkan serangan udara di Suriah, yang menargetkan fasilitas pemerintah. Aksi sepihak ini sebagai respon atas klaim penggunaan senjata kimia di kota Douma.

Pada kesempatan itu, Lavrov juga mengabarkan Le Drian tentang hasil pertemuan trilateral para menteri luar negeri dari negara-negara penjamin gencatan senjata di Suriah.

Pada hari Sabtu, Sergei Lavrov, Menlu Iran Mohammad Javad Zarif, dan Melu Turki, Mevlut Cavusoglu bertemu di Moskow untuk membahas situasi di Suriah, termasuk serangan AS dan sekutunya, serta persiapan untuk menggelar putaran baru perundingan Astana.

Perundingan Astana dimulai sejak Januari 2017 atas inisiatif Republik Islam Iran dengan dukungan Rusia dan Turki untuk menciptakan perdamaian di Suriah. Salah satu hasil dari pembicaraan ini adalah terbentuknya zona de-eskalasi konflik di Suriah. (RM)