Inggris akan Dituntut untuk Stop Penjualan Senjata ke Saudi
https://parstoday.ir/id/news/world-i56188-inggris_akan_dituntut_untuk_stop_penjualan_senjata_ke_saudi
Sebuah pengadilan di London pada hari Jumat (4/5/2018) memutuskan bahwa para aktivis yang ingin menghentikan penjualan senjata ke Arab Saudi karena berpotensi digunakan dalam konflik di Yaman, dapat mengajukan banding setelah kasus ini dibatalkan oleh Pengadilan Tinggi Inggris tahun lalu.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
May 04, 2018 23:08 Asia/Jakarta
  • Perdana Menteri Inggris Theresa May dan Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman dalam pertemuan di London, Maret lalu.
    Perdana Menteri Inggris Theresa May dan Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman dalam pertemuan di London, Maret lalu.

Sebuah pengadilan di London pada hari Jumat (4/5/2018) memutuskan bahwa para aktivis yang ingin menghentikan penjualan senjata ke Arab Saudi karena berpotensi digunakan dalam konflik di Yaman, dapat mengajukan banding setelah kasus ini dibatalkan oleh Pengadilan Tinggi Inggris tahun lalu.

Dengan keputusan ini, Kampanye Melawan Perdagangan Senjata (CAAT) dapat melawan putusan Pengadilan Tinggi Inggris tahun lalu, yang menyetujui penjualan jet tempur buatan Inggris, bom dan amunisi lainnya ke Saudi.

Juli 2017, Pengadilan Tinggi Inggris menemukan bahwa pemberian lisensi untuk ekspor senjata dari Inggris ke Saudi tidak melanggar hukum.

Andrew Smith dari CAAT, seperti dikutip IRNA, mengatakan bahwa kelompoknya percaya bahwa penjualan itu tidak bermoral.

"Pemboman Yaman yang dipimpin Saudi telah menewaskan ribuan orang dan menciptakan salah satu bencana kemanusiaan terburuk di dunia," ujarnya dalam sebuah pernyataan setelah putusan hari Jumat.

“Kami percaya bahwa penjualan senjata ini tidak bermoral, dan yakin Pengadilan Banding akan setuju bahwa penjualan ini ilegal,” tegas Smith.

Putusan ini juga dapat membatalkan transaksi penjualan jet tempur Inggris ke Saudi, yang bernilai miliaran pound. (RM)