Turki Ancam Aksi Balasan Jika AS Jatuhkan Sanksi
-
Mevlut Cavusoglu.
Pemerintah Turki mengatakan akan membalas jika AS menghentikan penjualan jet tempur F-35 generasi baru, sebagai reaksi terhadap pembelian sistem rudal S-400 Rusia oleh Turki.
“Tidak tepat bagi mereka untuk berbicara dengan nada ancaman. Jika mereka mengambil langkah sesaat di tengah upaya kami untuk memperbaiki hubungan bilateral, mereka pasti akan mendapat respon dari Ankara," kata Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu pada hari Ahad (6/5/2018) seperti dikutip Mehrnews.
Statemen ini merupakan tanggapan atas upaya baru Kongres AS yang meminta Gedung Putih untuk memberi sanksi kepada Turki, karena hubungannya yang terus meningkat dengan Rusia.
"AS harus memahami bahwa ia tidak dapat lagi memaksakan kebijakannya kepada negara lain di dunia dan tidak dapat memberikan sanksi secara sepihak," tegas Cavusoglu.
“Kami memberi tahu AS tentang respon kami. Saya mengatakan ini kepada Menlu AS [Mike Pompeo] dalam pertemuan kami di Brussels,” tambahnya.
"Saya tidak berkewajiban untuk menyetujui keputusan yang diambil oleh suatu negara. Oleh karena itu, upaya AS untuk menjatuhkan sanksi kepada kami adalah tidak logis dan salah. Saya akan membalas," pungkas Cavusoglu. (RM)