Dipimpin Trump, AS Hadapi Fenomena Brain Drain
https://parstoday.ir/id/news/world-i56676-dipimpin_trump_as_hadapi_fenomena_brain_drain
Majalah Foreign Policy dalam sebuah laporan mengatakan, Departemen Luar Negeri AS menghadapi fenomena brain drain (perpindahan orang-orang pintar atau pelarian modal manusia) setelah Presiden Donald Trump mengumumkan penarikan AS dari kesepakatan nuklir Iran (JCPOA).
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
May 12, 2018 12:32 Asia/Jakarta
  • Presiden Trump menandatangani perintah penarikan AS dari JCPOA.
    Presiden Trump menandatangani perintah penarikan AS dari JCPOA.

Majalah Foreign Policy dalam sebuah laporan mengatakan, Departemen Luar Negeri AS menghadapi fenomena brain drain (perpindahan orang-orang pintar atau pelarian modal manusia) setelah Presiden Donald Trump mengumumkan penarikan AS dari kesepakatan nuklir Iran (JCPOA).

Foreign Policy pada Jumat (11/5/2018) menulis, meningkatnya jumlah pakar di Deplu AS yang mengundurkan diri setelah Trump keluar dari JCPOA dianggap oleh para pejabat dan analis sebagai bagian dari brain drain, yang mengkhawatirkan selama 18 bulan terakhir.

Richard Johnson, koordinator pelaksanaan kesepakatan nuklir dengan Iran di Deplu AS, Thomas Shannon, wakil menlu AS untuk urusan politik, dan Stephen Mull, mantan koordinator pelaksanaan JCPOA yang bekerja dengan Johnson, baru-baru ini telah mengundurkan diri dari jabatan mereka.

Johnson telah terlibat dalam pembicaraan dengan negara-negara yang berusaha menyelamatkan kesepakatan nuklir dalam beberapa pekan terakhir, termasuk Inggris, Perancis, dan Jerman.

Namun, Trump mengabaikan semua masukan dari dalam dan luar negeri, dan mengumumkan penarikan AS dari kesepakatan nuklir dengan Iran. (RM)