Dituduh Simpan Uang Korupsi di London, Moskow Kecam Inggris
-
Majelis Rendah Inggris
Pemerintah Rusia mengecam langkah salah satu komisi parlemen Inggris yang menuntut London untuk melakukan pembersihan atas "uang kotor" Rusia di negara itu dan menyebutnya sebagai upaya menyebarkan Rusiafobia.
Kantor berita Perancis melaporkan, Juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov, Senin (21/5/2018) mengatakan, ada semacam ketakutan tak beralasan terhadap Rusia di Inggris atau Rusiafobia.
Peskov menambahkan, gelombang Rusiafobia terjadi karena langkah-langkah provokatif yang begitu massif dilakukan di Inggris, bahkan sempat memunculkan rumor tewas diracunnya mantan agen ganda Rusia, Sergei Skripal di London, dan pemerintah Inggris menuduh Rusia berada di balik tewasnya Skripal itu.
Menurut jubir pemerintah Kremlin, perusahaan-perusahaan Rusia di Inggris selain dipaksa bersaing ketat dan melanggar hukum, juga harus menerima perlakuan tidak bersahabat dan tidak adil.
Dmitry Peskov menyesalkan tindakan Inggris itu dan menuturkan, langkah semacam ini merugikan kepentingan perusahaan-perusahaan Rusia.
Komite urusan luar negeri Majelis Rendah Inggris, Senin (21/5/2018) menyebut London sudah dimanfaatkan sebagai pusat penyimpanan uang korupsi dari beberapa individu yang dekat dengan Presiden Rusia, Vladimir Putin dan pejabat Kremlin. (HS)