Rusia Sebut Pengunduran Diri Menlu Inggris sebagai Krisis Serius
-
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, Maria Zakharova.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, Maria Zakharova mengatakan, pengunduran diri menteri luar negeri Inggris adalah sinyal dari krisis serius di pemerintahan konservatif negara itu.
Zakharova, seperti dilansir kantor berita TASS, Selasa (10/7/2018) menuturkan bahwa pengunduran diri Menlu Boris Johnson merupakan tanda dari meningkatnya krisis di pemerintahan Inggris.
"Di Inggris, ada banyak kebohongan yang dikatakan kepada dunia tentang 'tangan Kremlin,' 'agresi terhadap Inggris di wilayahnya,' Piala Dunia 2018, dan seterusnya," tambahnya.
Boris Johnson memutuskan mundur hari Senin (9/7/2018) sebagai protes terhadap proposal Perdana Menteri Theresa May, yang ingin mempertahankan hubungan yang erat dengan Uni Eropa pasca Brexit.
Menteri Inggris untuk Urusan Brexit, David Davis juga mundur sebagai bentuk protes terhadap proposal tersebut. Wakil Menteri untuk Urusan Brexit, Steve Baker juga memilih mengundurkan diri.
Kantor PM Inggris pada hari Senin menyatakan Jeremy Hunt telah ditunjuk sebagai menlu baru negara ini. Hunt sebelum ini menjabat sebagai menteri kesehatan Inggris. (RM)