Pompeo kembali Ulang Tudingan Anti Iran di depan Putra Mahkota UEA
-
Menlu AS Mike Pompeo
Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Mike Pompeo Selasa (10/7) saat bertemu dengan Putera Mahkota Uni Emirat Arab (UEA), Mohammed bin Zayed Al Nahyan di Abu Dhabi kembali mengulang tudingan palsunya terhadap Republik Islam Iran.
IRIB melaporkan, Mike Pompeo di pertemuan ini menuding Iran melakukan aksi-aksi destruktif di kawasan dan ia menekankan pentingnya kerja sama negara-negara kawasan Teluk Persia untuk melawan aktivitas regional Tehran.
Republik Islam Iran memiliki peran utama di kawasan dalam melawan konspirasi dan aksi destruktif Arab Saudi-UEA serta Amerika Serikat di Asia Barat.
Iran untuk melawan kelompok teroris dukungan Amerika dan sekutunya di Irak dan Suriah dan atas permintaan resmi negara tersebut, memberi bantuan penasehat militer. Tentu langkah Iran ini membuat AS beserta sekutunya geram.
Menlu AS hari Selasa saat diwawancarai Sky News Arab juga mengklaim, kebijakan Washington adalah menciptakan langkah defensif terhadap perilaku Iran yang ia sebut sebagai ancaman bagi kawasan.
Menlu AS tanpa mengisyaratkan kejahatan Al Saud dan UEA di Yaman menambahkan, Amerika memiliki mitra tinggi seperti Uni Emirat Arab dan Arab Saudi di kawasan.
Arab Saudi dengan dukungan UEA, Amerika serta sejumlah negara lain sejak Maret 2015 melancarkan serangan militer ke Yaman dan memblokade negara ini dari darat, udara dan laut.
Perang yang dikobarkan Riyadh di Yaman sampai saat ini telah menewaskan lebih dari 14 ribu warga Yaman, melukai puluhan ribu lainnya serta memaksa jutaan warga mengungsi. (MF)