Venezuela Berhasil Menangkap 6 Teroris
-
Gedung tempat drone teror Nicolas Maduro meledak
Menteri Dalam Negeri Venezuela hari Ahad malam (05/8) dalam sebuah pernyataan mengkonfirmasikan telah tertangkapnya 6 orang yang terkait dengan aksi teror gagal terhadap Nicolas Maduro, Presiden Venezuela.
Menurut laporan IRIB, Nestor Reverol, Menteri Dalam Negeri Venezuela dalam pernyataan ini mengingatkan, seorang dari teroris ini juga terlibat dalam serangan tahun 2017 ke pangkalan militer di kota Valencia, Venezuela, sementara yang lainnya juga ikut dalam kerusuhan dan kekerasan tahun 2014 terhadap pemerintah.
"Polisi telah menyita beberapa mobil dan video terkait dengan upaya pembunuhan Nicholas Maduro dalam menindaklanjuti penyelidikan mereka," ungkap Nestor Reverol.
Hari Ahad dini hari (05/8) Presiden Venezuela Nicolas Madura segera menghentikan pidatonya ketika terjadi sebuah ledakan yang memaksanya segera meninggal tempat tersebut.
Pasca insiden tersebut, Jorge Rodriguez, Menteri Intelijen Venezuela menyatakan bahwa sebuah drone yang membawa bahan peledak berada di dekat tempat pidato Maduro dan kemudian meledak, tapi Maduro dinyatakan selamat dan sempat dipindahkan dari tempat tersebut.
Jorge Rodiguez juga menyebut rencana aksi teror ini telah disiapkan sejak enam bulan lalu.
Nicolas Maduro menyebut insiden ini merupakan rencana kubu Kanan, Kolombia dan Amerika untuk menerornya.