Austria Minta Transparansi Kasus Pembunuhan Khashoggi
-
Menlu Austria Karin Kneissl
Menteri Luar Negeri Austria, Karin Kneissl seraya menekankan bahwa masih banyak kontradiksi terkait pembunuhan Jamal Khashoggi, wartawan dan kritikus Riyadh, menuntut transparansi independen kasus pembunuhan ini.
Karin Kneissl dalam wawancaranya dengan Koran Kronen Zeitung seraya mengisyaratkan kasus pembunuhan Khashoggi di konsulat Arab Saudi di Turki mengatakan, "Pekan lalu Saya memanggil dubes Saudi di Austria dan menekankan transparansi di kasus ini."
Seraya mengisyaratkan kekhwatiran mendalamnya terkait kondisi Hak Asasi Manusia (HAM) di Arab Saudi, Kneissl menambahkan, pembunuhan Khashoggi mempengaruhi hubungan Austria-Arab Saudi, bahkan ia membatalkan kunjungannya ke Riyadh yang sedianya digelar awal Desember ini.
Kepala diplomasi Austria ini menjelaskan, dalam sebuah statemen bersama dengan pemerintah federal, seluruh anggota Uni Eropa dihimbau merevisi kembali hubungannya dengan Arab Saudi dan kini hal tersebut mulai berlangsung.
Kneissl pada 8 Oktober, yakni enam hari setelah berita hilangnya Khashoggi, menilai langkah Arab Saudi tersebut ganas dan menuntut penyidikan kasus ini, namun mayoritas negara Eropa pertengahan Oktober mulai merespon kasus tersebut. (MF)