Sudan Ingin Keluar dari Koalisi Maut Saudi di Yaman
-
Kegiatan latihan bersama pasukan Arab Saudi dan Sudan. (dok)
Sumber diplomatik mengatakan hubungan Arab Saudi dan Sudan sedang tidak mesra karena perbedaan sikap kedua pihak tentang kelanjutan operasi koalisi agresor anti-Yaman.
Sumber diplomatik Sudan dan Mesir, seperti dikutip media ISNA, Rabu (28/11/2018) menuturkan para pejabat Khartoum meminta Riyadh agar memperhatikan tuntutan internasional untuk mengakhiri perang Yaman dan mencapai solusi politik.
Para pejabat Sudan dalam pembicaraan via telepon dengan mitranya dari Saudi, mengutarakan niatnya keluar dari koalisi anti-Yaman karena tekanan oposisi di dalam negeri.
Menurut sumber tersebut, Riyadh kecewa dengan rencana Khartoum dan meminta agar pembicaraan soal penarikan pasukan Sudan dari koalisi dibahas di lain waktu, namun Sudan menolak permintaan itu.
Arab Saudi dengan dukungan AS, Uni Emirat Arab dan beberapa negara lain menggempur Yaman pada Maret 2015. Koalisi agresor kemudian memblokade Yaman dari darat, laut dan udara. (RM)