Di Hadapan Rouhani, Erdogan Baca Syair Hafez Shirazi
-
Presiden RII Hassan Rouhani (kiri) dan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan.
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan di akhir pidato di hadapan mitranya dari Republik Islam Iran, Hassan Rouhani mengutip syair dari penyair terkenal Persia, Khawaja Shams-ud-Din Muhammad Hafez-e Shirazi.
Erdogan mengutip syair tersebut dengan mengucapkannya dengan bahasa Persia. Kepiawaian Presiden Turki ini mendapat tepuk tangan dari para tamu yang hadir, terutama dari Presiden Republik Islam Iran Hassan Rouhani dan Menteri Luar Negeri Mohammad Javad Zarif beserta para pejabat tinggi lainnya.
Penggalan Syair yang dibaca Presiden Turki adalah:
درخت دوستی بنشان که کام دل به بار آرد. نهال دشمنی برکن که رنج بیشمار آرد.
Maksud dari bait syair tersebut kurang lebihnya adalah tanamlah pohon persahabatan, di mana dari hati yang paling intim membuahkan cinta, dan cerabutlah bibit permusuhan, di mana bibit ini membawa persoalan yang tak terhitung jumlahnya.
Hafez-e Shirazi terkenal dengan nama Hafez dan sebagai "Hafiz". Dia adalah seorang penyair Persia yang "memuji kegembiraan cinta dan anggur tetapi juga menargetkan kemunafikan agama. Karya-karyanya yang dikumpulkan dianggap sebagai puncak sastra Persia dan sering ditemukan di rumah orang-orang berbahasa Persia atau mereka yang mempelajari puisi-puisinya dengan hati dan masih menggunakannya sebagai permisalan dan ucapan.
Kehidupan dan puisi Hafez-e Shirazi telah menjadi subjek banyak analisis, komentar dan interpretasi, di mana puisinya itu mempengaruhi penulisan Persia abad ke-14 lebih dari penulis-penulis lainnya.
Presiden Iran bersama para pejabat tinggi negara ini tiba di Ankara, ibu kota Turki pada hari Rabu, 19 Desember 2018 untuk menghadiri pertemuan Dewan Strategis Bilateral Iran-Turki. (RA)